Protes Australia, Mahasiswa Malang Kumpulkan Koin

Senin, 23 Februari 2015 - 11:58 WIB
Protes Australia, Mahasiswa...
Protes Australia, Mahasiswa Malang Kumpulkan Koin
A A A
MALANG - Tersinggung atas pernyataan PM Australia Tony Abbott, Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, melakukan aksi kumpul koin di pertigaan jalan dan toko.

Puluhan mahasiswa dari Institut Agama Islam ini mendatangi pedagang. Mereka mengharapkan partisipasi pedagang untuk memberikan sumbangan berupa koin ala kadarnya. Mereka juga membawa spanduk dengan tulisan Rp500 For Australia.

Koordinator aksi Aminullah mengatakan, mahasiswa tersinggung atas tindakan Pemerintah Australia yang dinilai mencampuri dan mencoba mengintervensi proses hukum di Indonesia yang akan mengeksekusi dua warga Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Keduanya adalah terpidana mati dalam kasus sindikat narkoba internasional atau yang dikenal dengan Bali Nine.

Sebagai kader bangsa, kata Aminullah, mahasiswa melakukan protes atas intervensi Australia. Selain itu PMII Malang menilai pernyataan PM Tony Abbot yang mengungkit bantuan Australia pada saat terjadi gempa dan tsunami di Aceh 2004 sebagai bentuk penghinaan terhadap martabat bangsa.

"Ini soal harga diri dan martabat bangsa yang tidak senilai dengan bantuan sebesar satu miliar dolar Amerika Serikat itu," ujar Aminullah, Senin (23/2/2015)

Menurut dia, cara Negeri Kanguru itu mengungkit bantuannya menunjukkan ketidaktulusan Australia membantu Indonesia.

"Membantu tapi batinnya tidak tulus. Karena itu, sebagai generasi bangsa, kita mengumpulkan koin untuk mengembalikan bantuan tersebut."

Salah seorang mahasiswa, Muhammad Jamaluddin, mengatakan, koin yang terkumpul akan disimpan di kampus untuk dihitung. "Kita akan antar dan serahkan ke pihak Kedutaan Besar Australia di Jakarta," katanya seraya menambahkan, aksi kumpul koin akan terus berlanjut hingga sepekan ke depan.

Pantauan KORAN SINDO, mahasiswa membawa kaleng dan mengumpulkan koin di pertigaan Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Mereka menyetop kendaraan yang lewat untuk minta sumbangan berupa koin.

Mahasiswa juga membentuk posko di depan Masjid Jami Gondanglegi Malang sebagai tempat berkoordinasi sebelum aksi turun jalan untuk mengumpulkan koin.
(zik)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Indonesia Hadapi Australia dan Bahrain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved