Nelayan Tanjung Tiram Jaring Hiu 1 Ton

Jum'at, 20 Februari 2015 - 09:52 WIB
Nelayan Tanjung Tiram...
Nelayan Tanjung Tiram Jaring Hiu 1 Ton
A A A
BATUBARA - Nelayan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, dikejutkan dengan penangkapan ikan hiu sepanjang 7 meter dan berat sekitar 1 ton, Kamis (19/2) pagi.

Informasi yang dihimpun KORAN SINDO MEDAN, Hiu yang ditangkap nelayan berkulit hitam dengan corak bintik-bintik putih di kepalanya. Penangkapan ikan hiu itu membuat heboh masyarakat dan berbondong-bondong datang ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Tanjung Tiram untuk melihat dari dekat.

Suryabakti, 43, seorang nelayan warga Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, mengatakan, ikan hiu itu ditangkap pada Rabu (18/2) sekitar pukul 17.30 WIB di perairan dekat Betikong, sekitar Pulau Salah Nama. Dia menuturkan, hiu tersebut ditangkap secara tak sengaja karena masuk ke jaring kapal.

“Kami tidak mampu mengangkat ke kapal karena badannya cukup panjang dan berat. Kami memutuskan membawanya ke pinggir laut Tanjung Tiram dengan menariknya. Jaraknya sekitar dua mil atau sekitar dua jam dari lokasi penemuan ikan itu,” katanya. Suryabakti menambahkan, ikan hiu sampai di gudang sekitar pukul 19.30 WIB. Namun, ikan hiu tersebut ditolak juragan ikan karena tidak akan laku dijual. “Akhirnya, kami memutuskan mengembalikan ikan hiu itu ke tengah laut,” ujarnya.

Tidak berselang lama, ternyata ikan hiu yang sudah dilepaskan ke laut tersebut tertangkap jaring nelayan lain pada Kamis (19/2) sekitar pukul 06.00 WIB. “Kami tidak menyangka ikan hiu itu ditangkap nelayan jaring selapis yang berjumlah tiga bot. Kami menariknya dengan dua kapal dan 12 menarik jaring tersebut,” tambahnya. Zulkarnain, 39, warga Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, mengatakan, ikan hiu yang ditangkap nelayan dipotong-potong dan dijual kepada masyarakat. Nelayan menjual daging ikan hiu Rp20.000 per kilogram (kg).

“Belum banyak yang membelinya, tadi baru ada satu orang membeli. Saya jual murah Rp20.000per kilogramnya. Itu sudah harga obral, biasanya harga ikan ini bisa mencapai Rp40.000 per kilogramnya,” katanya seraya menambahkan sudah sekitar empat jam memotong- motong daging ikan hiu tersebut. Setelah penemuan ikan hiu tersebut, berbagai spekulasi bermunculan untuk mengetahui nama dan jenis ikan hiu itu.

Beberapa nelayan di TPI Tanjung Tiram mengaku, ikan hiu tersebut merupakan jenis ikan hiu batik atau hiu paus. Ada juga yang mengatakan ikan hiu pekong. Sampai saat ini belum diketahui, apakah ikan hiu yang ditemukan nelayan Tanjung Tiram itu merupakan jenis satwa laut yang dilindungi pemerintah atau tidak.

Mhd dian
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved