Polisi Ultimatum Pelaku Penyekapan Siswi di Yogyakarta Menyerahkan Diri

Selasa, 17 Februari 2015 - 15:44 WIB
Polisi Ultimatum Pelaku...
Polisi Ultimatum Pelaku Penyekapan Siswi di Yogyakarta Menyerahkan Diri
A A A
BANTUL - Aparat Polres Bantul mengultimatum kepada para pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap LAA (18) siswa SMA di Yogyakarta agar menyerahkan diri.

Jika tidak polisi akan bertindak tegas terhadap mereka. Imbauan disampaikan ke para pelaku karena pihak kepolisian sudah mengantongi semua identitasnya.

Kasatreskrim Polres Bantul AKP M Kasim Akbar Bantilan mengatakan, pihaknya terus memburu pelaku dengan menerjunkan tim khusus sebanyak 10 orang.

Polisi sudah mengetahui identitas, alamat serta kebiasaan mereka sehingga diimbau agar bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri ke aparat kepolisian.

"Kami sudah tahu mereka (pelaku). Kami mengimbau agar menyerahkan diri saja, sebelum kami bertindak tegas," ujarnya, Selasa (17/2/2015).

Jika sebelumnya dia mengungkapkan ada 10 orang pelaku, Akbar mengaku masih mendalami peran serta mereka semua.

Sampai saat ini dari ke 10 pelaku, polisi masih mendalami satu orang lagi. Karena berdasarkan pengakuan korban, satu orang tersebut ikut menganiaya.

Tetapi dari keterangan saksi lain, polisi belum menemukan keterangan yang mengarah ke keterlibatan dia.

Akbar menambahkan, sampai saat ini pihaknya sudah memeriksa lima orang dari teman korban maupun teman pelaku juga tetangga kos.

Sementara untuk pemilik kos, sampai saat ini belum ada yang mengarah ke pemilik karena tidak berada di tempat atau tinggalnya tidak satu lokasi dengan kamar kos tempat kejadian perkara (TKP). Namun tidak menutup kemungkinan, pemilik kos juga akan diperiksa.

"Sementara keterlibatan pemilik belum ada. Kebetulan tinggalnya tidak di situ (TKP) dan hanya mempercayakan orang lain untuk mengawasi kos-kosan tersebut," tuturnya.

Untuk pemilik kamar, Linggar Pradipta sampai saat ini juga belum melihat keterlibatannya. Karena ternyata, kamar kos tersebut digunakan oleh Ratih (otak pelaku) dengan atas nama Linggar. Kamar kos lokasi penganiayaan tersebut memang hanya sela satu kamar dengan kamar Ratih.

Kapolres Bantul, AKBP Surawan mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus memburu para pelaku penganiayaan tersebut.

Dia sendiri menyayangkan aksi keji yang dilakukan oleh gerombolan yang sebagian terdiri dari para wanita dan ada yang belum cukup umur. "Ini aksi tersadis yang pernah saya temui," tuturnya.
(sms)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
2 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
3 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
4 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
7 jam yang lalu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
7 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved