Ini Kata Gubernur Jawa Barat Soal Penyerangan Kompleks Azzikra

Jum'at, 13 Februari 2015 - 13:47 WIB
Ini Kata Gubernur Jawa...
Ini Kata Gubernur Jawa Barat Soal Penyerangan Kompleks Azzikra
A A A
BOGOR - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyerahkan sepenuhnya kasus penyerangan Kompleks Masjid Azzikra kepada kepolisian. Pasalnya penyerangan tersebut merupakan kekerasan yang harus dibawa ke ranah hukum.

"Kekerasan tidak dapat ditoleransi dan tak dapat dibenarkan apapun alasannya.Itu saya kira masuk ranah kriminal. Kita serahkan kepada kepolisian untuk diproses," kata Aher di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/2/2015).

Aher mengklaim Pemprov Jawa Barat sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dia berharap ada dialog untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
(whb)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
8 menit yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
42 menit yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
44 menit yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
1 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
2 jam yang lalu
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved