Memodifikasi Rasa Makanan Eropa

Jum'at, 13 Februari 2015 - 11:57 WIB
Memodifikasi Rasa Makanan...
Memodifikasi Rasa Makanan Eropa
A A A
SEMARANG - Menu Eropa semakin banyak ditemui di resto/kafe Kota Semarang. Setiap tempat menghadirkan sajian dengan taste unik.

Di Hotel Pandanaran Semarang, misalnya, menyajikan menu Eropa dalam modifikasi rasa. Sous Chef Huda Zaman berkreasi dalam menu Spaghetti Del Capitano atau Tortilla Sandwich Curry Sauce. Spaghetti Del Capitano disajikan dengan rasa pedas menggoda. “Modifikasi rasa dengan menambahkan cabai dalam saus,” ujar Chef Huda.

Spageti dilumuri sause dengan irisan cabai di dalamnya. Sensasi pedas menyelinap saat cabai tergigit. Modifikasi rasa bertujuan untuk melebarkan penggemar menu spageti, terutama penggemar rasa pedas. Modifikasi lain terlihat pada penggunaan daging asap. Menu tersebut tidak menggunakan daging cincang seperti menu biasanya, melainkan irisan daging asap.

Sentuhan akhir dengan taburan keju di atas spageti mengundang selera makan. “Penampilan spageti dengan daging asap menjadi sajian menarik di atas piring,” ucapnya. Chef Huda masih bermainmain dalam kreasi menu. Adalah Sandwich Cortilla Sauce Curry menjadi daftar menu bulan Februari. Sandwich sudah menjadi menu lumrah di lidah masyarakat Indonesia.

Namun, Chef Huda menampilkan sesuatu yang lain dengan mengganti roti tawar dengan Cortilla. Cortilla dibalut dengan isian daging sapi, sayuran, dan saus kari. Cortilla memiliki tekstur lebih tipis dan lembut saat digigit. Isian di dalamnya menyumbang rasa segar dengan aneka sayuran segar. Sensasi kres terasa dicocol dengan saus kari yang kental. “Saus kari memiliki rasa tidak pedas dan bisa disantap anak-anak,” ucapnya.

Hidangan penutup pun masih menjelajah menu Eropa. Sugar Dough Lemon Cheese dari Chef Pastry Ferry Utomo bisa dicicipi. Cake lembut beraroma jeruk dengan krim keju lembut di atasnya. Sajian dipercantik dengan buah strawberi dan praline strawberi . Menu pamungkas ini menghadirkan rasa manis dan segar saat dikulum. Setiap lapisan menawarkan kelembutan krim istimewa.

“Bulan Februari bertepatan dengan perayaan Valentine sehingga dipercantik dengan praline nuansa pink berbentuk hati. Hidangan penutup ini tepat dinikmati bersama pasangan maupun keluarga saat santap malam,” katanya.

Hendrati hapsari
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
5 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
5 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
6 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
6 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
7 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
7 jam yang lalu
Infografis
10 Masakan Terbaik di...
10 Masakan Terbaik di Dunia, Makanan Indonesia Posisi 7
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved