Polisi Amankan Pelaku Perusakan Kantor DKC

Jum'at, 13 Februari 2015 - 11:21 WIB
Polisi Amankan Pelaku...
Polisi Amankan Pelaku Perusakan Kantor DKC
A A A
CIREBON - Dua pelaku perusakan kantor Sekretariat Dewan Kesenian Cirebon (DKC) di Gedung Kesenian Cirebon (GKC) Nyi Mas Rarasantang, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, diamankan Polres Cirebon Kota.

Kedua tersangka tercatat sebagai warga Kota Cirebon yang mengklaim diri sebagai anggota komunitas pelestari budaya. Masing-masing Junaedi alias Jujun, 46, warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemah wungkuk; dan Subianto alias Yanto, 53, warga Kalitanjung, Kecamatan Harjamukti. Merekapun berdalih salah bongkar ka rena lalai.

Berdasarkan hasil penyelidikan, keduanya diketahui mem bongkar kantor DKC selama dua hari pada 23-24 September 2014. Mereka membongkar menggunakan bambu dan palu besar. Kedua alat tersebut pun menjadi barang bukti yang disita polisi. Kejadian itu sendiri bermula ketika awal 2013 Jujun mengajukan pembuatan gedung teater terbuka ke Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Cirebon.

Gedung teater terbuka tersebut rencananya dibangun di atas lahan DKC. “Apalagi saat itu DKC tak ada kegiatan sama sekali, sudah vakum selama tujuh tahun dan kantornya kerap dipakai seba gai tempat orang berbuat tak benar,” ungkap dia ditengah pemeriksaan di hadapan polisi, kemarin. Jujun mengaku, usulnya diterima dan dirinya bersama Yanto kemudian membongkar kantor DKC.

Dia menjelaskan, saat itu memang dirinya belum mengantongi surat izin pem bon gkaran. “Tapi saya terlalu percaya diri, langsung bongkar saja. Kami bodoh saja, tak lihat bangunan mana yang seharusnya dibongkar,” tambah dia. Namun, setelah dibongkar kedua tersangka yang selanjutnya berkoordinasi dengan dis porbudpar barulah mengetahui mereka telah salah bongkar. Seharusnya, tak ada pekerjaan membongkar bangunan DKC. “Kami lalai dan kami minta maaf,” kata Jujun lagi.

Kasat Reskrim Polres Cire bon Kota AKP Hidayatullah menyebutkan, pekerjaan yang ada di sana belakangan diketahui berupa tiga macam saja, yakni renovasi GKC Nyi Mas Rarasantang, pembangunan teater panggung terbuka, dan pagar tembok keliling di area Gedung GKC Nyi Mas Rarasantang.

Menurut dia, pekerjaan di areal itu dibiayai melalui Pemprov Jawa Barat senilai sekitar Rp509 juta. “Kami terima laporan adanya tindakan perusakan kantor DKC dari masyarakat, kami cek ternyata bangunan sudah hancur rata dengan tanah,” jelas dia. Dia mengatakan, disporbudpar telah memberi keterangan tak ada pekerjaan pembongkaran kantor DKC di areal itu.

Namun begitu, pihaknya tak mengetahui pelaku yang menyuruh kedua tersangka melakukan itu. Hanya saja, diperoleh keterangan dari para tersangka, mereka melakukannya atas inisia tif sendiri. Atas perbuatannya, kedua tersangka diancam hukuman penjara di atas lima tahun.

Erika lia
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
49 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
57 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved