Alasan Dinas PU Kenapa Jakarta Dikepung Banjir

Selasa, 10 Februari 2015 - 14:49 WIB
Alasan Dinas PU Kenapa...
Alasan Dinas PU Kenapa Jakarta Dikepung Banjir
A A A
JAKARTA - Dinas PU DKI Jakarta berdalih, banjir yang terjadi di sejumlah jalan protokol disebabkan saluran air atau drainase tak mampu menampung limpasan air hujan. Kondisi ini yang membuat Jakarta terkepung banjir selama dua hari.

"Jadi drainase yang kami desain saat ini, hanya mampu menampung tangkapan curah hujan di permukaan jalan. Sedangkan curah hujan yang kemarin, dan permukaan tanah yang mengalami penurunan, menyebabkan over kapasitas drainase," kata Kepala Dinas PU Tata Air Agus Priyono di Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Maka itu, kata Agus, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap drainase yang ada di Jakarta. Khususnya di Jalan Medan Merdeka Utara, Selatan, Timur, dan Barat kemudian di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. "Kami akan evaluasi ini," ujarnya.

Mengacu pada evaluasi tersebut, kata dia, pihaknya akan meningkatkan sistem pompa di kawasan tersebut. Setidaknya ada 11 pompa untuk mengantisipasi genangan di kawasan tersebut.

Enam pompa ada di Gedung Jaya, dua pompa di Gedung Topas, dan tiga pompa di Gedung Mapalus.

"Sebenarnya, dengan adanya 11 pompa harusnya sudah cukup. Tetapi, karena 11 pompa itu belum cukup menyedot air hujan, (karena curah hujan) sangat tinggi kemarin," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
6 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
7 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved