Puas Narsis dengan Pakaian Adat China

Jum'at, 06 Februari 2015 - 11:38 WIB
Puas Narsis dengan Pakaian...
Puas Narsis dengan Pakaian Adat China
A A A
SEMARANG - Mengenali salah satu kebudayaan Tiongkok tidak perlu pergi jauhjauh ke negara China. Di Kompleks Klenteng Sam Poo Kong Kota Semarang, kita juga bisa mempelajarinya.

Selain patung-patung dan arsitektur khas Negeri Tirai Bambu, di tempat itu juga tersedia sejumlah pakaian adat China yang bisa dipakai oleh pengunjung. Adalah pelaku usaha jasa pemotretan di Kelenteng Sam Poo Kong yang menyediakan pakaian adat tersebut.

Pengunjung bisa memakai busana kaisar, kukong (jenderal), hakim baun, permaisuri, pangeran kecil, dan pangeran muda dan lain sebagainya untuk kemudian difoto. Penyedia busana China, Feri Puji, 27, mengatakan banyak pengunjung yang tertarik menyewa busana itu, baik wisatawan Nusantara maupun mancanegara.

“Para pengunjung juga dapat memilih pakaian yang diinginkan karena kami menyediakan sekitar 35 jenis busana China,” ungkapnya. Fefi sengaja menyediakan busana itu karena sesuai dengan identitas destinasi wisata tersebut. Bak gayung bersambut, usahanya itu banyak diminati pengunjung, Dalam sepekan, ada puluhan yang meminjam busana ini.

Apalagi kalau ada liburan sekolah, banyak pengunjung yang meminjam busana ini sehingga pemasukan semakin besar. “Allhamdulillah kalau hari libur tiba, kami kadang kerepotan melayani pengujung yang ingin pinjam busana sehingga pengunjung pada antre. Pendapatannya mencapai puluhan ribu hingga jutaan rupiah,” ungkapnya.

Tarif yang dikenakan kepada penyewa pakaian adat itu mulai dari Rp80.000, pengunjung dapat menggunakan satu setel busana seperti baju dan topi serta mendapatkan dua foto 4R dua kali, dengan back ground di lingkungan Klenteng Sam Poo Kong Semarang.

Salah seorang pengunjung Kelenteng Sam Poo Kong, Ismawati, 29, tertarik memakai busana adat China karena jarang ditemukan seperti di tempat wisata kota-kota lainnya di Indonesia. Maka dari itu, ibu asal Bandung ini ingin mengabadikan dengan menggunakan busana seperti orang Tiongkok. “Ternyata dengan menyewa busana ini menjadi kepuasan tersendiri berkunjung sekaligus berwisata di sini,” ucapnya.

Hal serupa juga diungkapkan Ardianto, 35, asal Mranggen, Demak. Kelenteng Sam Poo Kong berbeda dari tempat wisata lainnya. Di samping memiliki bangunan bagus, tempat ini juga memberikan pengetahuan tentang sejarah orang-orang China.

“Maka dari itu, banyak orang-orang yang mengambil gambar di tempat ini, lebihlebih menggunakan busana adat China,” katanya.

Amin Fauzi
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved