Pengamat: Sulit Mengubah Kebiasaan Warga Jakarta Gunakan Uang Tunai

Jum'at, 06 Februari 2015 - 10:50 WIB
Pengamat: Sulit Mengubah...
Pengamat: Sulit Mengubah Kebiasaan Warga Jakarta Gunakan Uang Tunai
A A A
JAKARTA - Masih enggannya masyarakat menggunakan kartu parkir elektronik untuk pembayaran parkir meter akibat sulitnya mengubah suatu kebiasaan.

Pengamat sosial budaya dari Universitas Indonesia Devie Rahmawati mengungkapkan, pembayaran parkir meter di Jalan Sabang Jakarta Pusat yang sejatinya mulai menggunakan kartu elektronik belum mendapatkan respons positif dari masyarakat. Itu dikarenakan masyarakat belum terbiasa dan menganggap harga sebuah perdana kartu elektronik terlalu mahal untuk satu kali memarkirkan kendaraannya.

"Masyarakat sepertinya sulit mengubah kebiasaan membayar dari tunai ke elektronik. Alhasil uang koin pun masih digunakan," kata Devie kepada Sindonews, Jumat 96/2/2015). Devie menuturkan,
jika kamu mau mengubah sebuah kebudayaan, maka kamu harus mengubah kebiasaan.

Kebudayaan merupakan pola perilaku yang sudah menjadi kesepakatan bersama sekelompok masyarakat. Bila dalam sebuah masyarakat, sudah ada kesepakatan bersama yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun menggunakan uang tunai, tentu saja budaya ini tidak akan mudah dirubah.

"Cara paling mudah ialah dengan memulai kebiasaan baru menggunakan kartu," ujarnya. Dia melanjutkan, cara mendorong lahirnya kebiasaan baru, harus menggunakan kekuatan struktur yakni kebijakan bahwa kalau tidak menggunakan kartu, maka pemilik kendaraan bermotor tidak dapat parkir.

"Akan ada sanksi seperti bannya digembok dan sebagainya. Bila sudah ada serangkaian aksi formal yang dilancarkan oleh pengatur kebijakan, masyarakat mau tidak mau akan terdesak untuk mengikuti aturan yang ada," ucapnya. Intinya, pendekatan legal formal melalui kedisiplinan yang ketat, akan mampu menjadi alat paksa perubahan kebiasaan.

"Ada empat tahapan yang terjadi yakni dipaksa, terpaksa, biasa dan akhirnya menjadi kebiasaan," ujarnya. Devie mencontohkan PT KAI berhasil merevolusi infrastruktur kereta, akhirnya mampu merevolusi cara orang Indonesia khususnya Jakarta dalam menggunakan kereta dalam waktu yang relatif singkat.
(whb)
Berita Terkait
Kenaikan Tarif Parkir...
Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta Tengah Digodok
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
Tarif Parkir di Jakarta...
Tarif Parkir di Jakarta Bakal Naik, Mobil Rp60 Ribu/Jam dan Motor Rp18 Ribu/Jam
Naikkan Tarif Parkir...
Naikkan Tarif Parkir Rp20 Ribu Tanpa Karcis, 10 Jukir Pasar Sentral Diamankan
Siap-siap parkir mobil...
Siap-siap parkir mobil di jakarta Rp60 ribu per jam
Jelang Lebaran, Personel...
Jelang Lebaran, Personel Diterjunkan Awasi Tarif Parkir
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
3 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
5 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
6 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
6 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
7 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
7 jam yang lalu
Infografis
Capaian Anies Baswedan...
Capaian Anies Baswedan Mengubah DKI Jakarta dalam Lima Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved