KRL Gangguan, PT KCJ Akui Sehari Bisa 10 Kali
Selasa, 03 Februari 2015 - 16:54 WIB
KRL Gangguan, PT KCJ Akui Sehari Bisa 10 Kali
A
A
A
JAKARTA - Terganggunya perjalanan KRL diakui PT KCJ terjadi setiap hari. Bahkan, KCJ mengakui kalau gangguan tersebut terjadi hingga 10 hari sekali.
Gangguan yang sering terjadi yakni karena pendingin ruangan rusak, sistem interaksi, dan pengereman.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Operasi dan Pemasaran PT KCJ Dwiyana Slamet Riyadi. Maka itu, kata dia, pihaknya mendatangkan seorang mekanik asal Jepang untuk mengatasinya.
"Pada bulan Januari 2014, terdapat 118 gangguan, pada bulan April mengalami puncaknya, yakni ada 174 gangguan, baru pada akhir tahun 2014, Desember mengalami penurunan, yakni hanya terdapat 63 gangguan. Dan tercatat, tiap hari itu terdapat 10 kali gangguan," katanya kepada wartawan di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Kedatangan teknisi itu, kata dia, harus siap memperbaiki Commuter Line yang rusak. Bahkan, kata dia, teknisi itu juga akan melakukan perawatan agar Commuter Line tidak mengalami kerusakan yang sama.
"Kami sudah petakan sakitnya. Kami lakukan perbaikan, kami ganti yang mengalami gangguan dengan yang baru. Sekarang, kita sudah bekerja sama dengan pihak Jepang untuk melakukan perbaikan dan perawatannya," paparnya.
Dia menambahkan, pihaknya pun akan melakukan perawatan pada rangkaian Commuter Line yang mengalami gangguan. Perawatan akan dilakukan pada malam hari setelah seluruh rangkaian Commuter Line beroperasi.
"Akan kami optinalkan KRL agar lebih maksimal kinerjanya. Pola perawatan dilakukan pada malam hari agar jam operasinya tidak terganggu," tuturnya.
Gangguan yang sering terjadi yakni karena pendingin ruangan rusak, sistem interaksi, dan pengereman.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Operasi dan Pemasaran PT KCJ Dwiyana Slamet Riyadi. Maka itu, kata dia, pihaknya mendatangkan seorang mekanik asal Jepang untuk mengatasinya.
"Pada bulan Januari 2014, terdapat 118 gangguan, pada bulan April mengalami puncaknya, yakni ada 174 gangguan, baru pada akhir tahun 2014, Desember mengalami penurunan, yakni hanya terdapat 63 gangguan. Dan tercatat, tiap hari itu terdapat 10 kali gangguan," katanya kepada wartawan di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Kedatangan teknisi itu, kata dia, harus siap memperbaiki Commuter Line yang rusak. Bahkan, kata dia, teknisi itu juga akan melakukan perawatan agar Commuter Line tidak mengalami kerusakan yang sama.
"Kami sudah petakan sakitnya. Kami lakukan perbaikan, kami ganti yang mengalami gangguan dengan yang baru. Sekarang, kita sudah bekerja sama dengan pihak Jepang untuk melakukan perbaikan dan perawatannya," paparnya.
Dia menambahkan, pihaknya pun akan melakukan perawatan pada rangkaian Commuter Line yang mengalami gangguan. Perawatan akan dilakukan pada malam hari setelah seluruh rangkaian Commuter Line beroperasi.
"Akan kami optinalkan KRL agar lebih maksimal kinerjanya. Pola perawatan dilakukan pada malam hari agar jam operasinya tidak terganggu," tuturnya.
(mhd)