Sosialisasi Apel Terlarang Tak Merata

Sabtu, 31 Januari 2015 - 11:17 WIB
Sosialisasi Apel Terlarang...
Sosialisasi Apel Terlarang Tak Merata
A A A
BANTUL - Petugas gabungan dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) serta Dinas Kesehatan melakukan razia apel asal Amerika Serikat (AS), kemarin.

Dalam razia ini, masih banyak pedagang bahkan minimarket dan swalayan yang kedapatan menjual apel dari Negeri Paman Sam tersebut. Di Swalayan Purnama yang terletak di Kota Bantul misalnya, petugas gabungan terpaksa mengambil buah apel dari AS yang masih dijual di swalayan besar di Bantul tersebut.

Ketika dikonfirmasi, pengelola swalayan mengaku belum mengetahui jenis apel yang dilarang tersebut sehingga mereka masih menjualnya. "Kami belum tahu apel yang dilarang itu seperti apa dan yang mana," ujar Elia Sunarti, Staf Bagian Umum dan Marketing Swalayan Purnama, kemarin.

Elia mengungkapkan, meski dia sendiri sudah mendengar dan melihat pemberitaan di media yang menyebutkan jika apel Grany Smith dan Gala dari AS dilarang. Namun dia belum mengetahui apel tersebut sebenarnya jenisnya seperti apa, sehingga di swalayan tempat dia bekerja tetap menjual apel dari AS. Elia mengaku, memang belum mendapatkan sosialisasi dari instansi terkait baik secara lisan ataupun tertulis.

Dia baru mengetahui ketika terjadi inspeksi mendadak yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut. Dia juga baru mengetahui jika ada minuman berbahan apel dari Amerika Serikat yang juga dilarang, meski di tempatnya juga tidak menjual jenis minuman tersebut. “Saya baru tahu apelnya seperti apa hari ini (saat sidak),” tuturnya. Tak ada sosialisasi dari instansi terkait juga diungkapkan oleh pedagang buah di Pasar Imogiri, Iman.

Dia sama sekali belum pernah mendapatkan sosialisasi atau informasi dari instansi terkait tentang adanya larangan buah apel tersebut. Sehingga ia tetap menjual buah tersebut dan tidak akan menarik atau menyimpannya karena sewaktu membeli ia juga harus mengeluarkan uang.

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang buah di Dusun Bejen, Fanani dan pedagang buah Jalan Parangtritis tepatnya di Druwo, Bangungharjo, Lina. Keduanya juga mengaku tidak mendapatkan sosialisasi langsung dari instansi terkait tentang buah apel yang dilarang tersebut. Sampai saat ini mereka masih menjualnya dan tidak akan menarik atau menyimpan buah tersebut karena takut merugi. “Kalau disimpan atau dimusnahkan, nanti kami rugi. Siapa yang akan mengganti?” ucap Lina.

Kepala Disperindagkop Kabupaten Bantul Sulistyanto membantah jika mereka belum melakukan sosialisasi. Sulis mengklaim telah melakukan sosialisasi dengan berbagai cara mulai baik melalui media massa ataupun imbauan-imbauan langsung kepada pedagang. Ia juga mengklaim telah melakukan sidak beberapa kali, termasuk kemarin.“ Kami sudah beberapa kali melakukannya. Hasilnya, diPasar Bantul tidak ada tetapi di Pasar Imogiri masih ada yang menjualnya,” katanya.

Sulis mengatakan, dalam sidak tersebut, pihaknya tidak berani melakukan penyitaan terhadap buah- buah ataupun minuman berbahan apel dari Amerika Serikat tersebut. Mereka sekadar mengambil sampel buah ataupun minuman dan mengirimnya ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DIY.

Mereka tidak menyita karena belum ada surat resmi dari Kementerian Perdagangan ataupun Kementerian Kesehatan terkait peredaran apel tersebut.

Erfanto Linangkung
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
19 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
27 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
38 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved