PNS Pemko Didominasi Perempuan

Kamis, 29 Januari 2015 - 12:39 WIB
PNS Pemko Didominasi...
PNS Pemko Didominasi Perempuan
A A A
MEDAN - Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kota (Pemko) Medan ternyata lebih banyak kaum perempuan dibandingkan laki-laki.

Dari jumlah PNS di Medan sebanyak 18.505 orang, 12.059 di antaranya merupakan perempuan, dan 6.444 orang adalah laki-laki. Tingginya jumlah PNS perempuan yang melebihi setengah dari kaum lelaki ini sangat fantastis sehingga mengundang pertanyaan dari sejumlah anggota DPRD Kota Balikpapan (Kalimantan Timur).

Hal ini dipertanyakan saat sejumlah anggota DPRD Pansus I Kota Balikpapan Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Medan, Rabu (28/1). Kunker itu diterima Asisten Administrasi Umum, Ikhwan Habibi Daulay, didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Medan, Lahum.

Pimpinan rombongan DPRD Balikpapan, Syukri Wahid, mempertanyakan apakah tidak ada masalah di pengadilan agama, dan berapa berkas permasalahan gugatan perceraian pegawai dalam berumah tangga yang masuk di pengadilan agama. Mereka menilai tentu banyak konflik rumah tangga pegawai yang terjadi.

Menurutnya, di Pemko Balikpapan jumlah PNS perempuannya lebih sedikit, namun sering terjadi konflik di rumah tangganya. Banyakfaktoryangterjadi seperti kecemburuan, rumah tangga tidak terurus, dan lainnya karena perempuan adalah seorang ibu rumah tangga yang tugasnya mengurus rumah, mengasuh anak-anak, dan lainnya.

“Di Pemko Balikpapan, PNS perempuan sering terjadi konflik rumah tangga dengan suaminya. Bahkan, sampai terjadi perceraian, hal ini mungkin karena tingkat kecemburuan kaum pria Balikpapan terhadap istrinya yang bekerja masih tinggi. Selain itu, di Balikpapan jumlah pria lebih banyak dari perempuan,” ungkap Syukri.

Syukri menjelaskan, kunjungan ini adalah dalam rangka pembentukan unit layanan pengadaan (ULP) yang masih berada di bagian aset. Hal ini untuk menyikapi peraturan pemerintah (PP) nomor 44. Selain itu, minimnya struktur organisasi di Pemko Balikpapan, dimana ada sejumlah dinas masih bergabung menjadi satu dinas.

Lalu, pengembangan struktur organisasi ini adalah dalam rangka mempersiapkan aparatur sipil negara (ASN). “Kami ingin belajar dari Pemko Medan tentang struktur organisasi yang lengkap. Sebab, kami sudah menyusun drafnya dan akan dibahas. Tetapi sebelum pembahasan kami belajar dulu,” ujarnya.

Wali Kota Medan diwakili Asisten Administrasi Umum, Ikhwan Habibi, mengatakan, jumlah PNS Pemko Medan lebih banyak perempuan adalah guru, perawat di rumah sakit, dan perawat di puskesmas.

“Pemko Medan pada prinsipnya sama dengan Pemko Balikpapan tentang masalah UPL, dimana saat ini UPL masih berada di bagian aset, dan di bawah UPL ada beberapa pokja,” ungkap Ikhwan.

Lia Anggia Nasution
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
22 menit yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
46 menit yang lalu
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
1 jam yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
14 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
15 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
15 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved