Ratusan Warga Tuntut Pembebasan Kepala Dukuh Kunden

Kamis, 29 Januari 2015 - 12:05 WIB
Ratusan Warga Tuntut...
Ratusan Warga Tuntut Pembebasan Kepala Dukuh Kunden
A A A
BANTUL - Ratusan warga Dusun Kunden, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan menggeruduk Mapolres Bantul, kemarin.

Mereka menuntut kasus yang membelit kepala dusun mereka, Iswahyudi dihentikan prosesnya. Mereka menganggap tidak ada penyelewengan bahkan korupsi dalam pembagian beras miskin seperti yang dituduhkan selama ini. Koordinator aksi, Suhardi mengatakan, apa yang dilaporkan Mukidi, warga yang mengaku sebagai tokoh masyarakat merupakan fitnah. Selama ini, tidak ada penyelewengan dalam penyaluran raskin di dusun mereka.

Apa yang dilakukan kepala dukuh mereka sudah sesuai aturan dan tidak ada yang dikorupsi. “Yang melaporkan itu orang yang kalah dalam pemilihan dukuh,” ujarnya, kemarin. Kasus yang melibatkan dukuh mereka sudah menguras banyak energi warga Kunden karena sudah berjalan hampir tiga tahun. Banyak warga Dusun Kunden yang terpaksa meninggalkan pekerjaan mereka untuk memberikan kesaksian di kepolisian.

Ketenteraman warga menjadi pecah dan pembangunan di Dusun Kuden terhambat. Takmir Masjid Taufik Ridwan mengatakan, mereka datang karena sudah jenuh dengan kasus yang membelit kepala dukuh mereka yang sudah tiga tahun tidak ada perkembangannya. Status dukuh mereka yang menggantung mengakibatkan pembangunan di dusun mereka terbengkalai.

Sehingga, warga berharap kasus tersebut bisa dihentikan dengan dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3). Terlebih, selama ini belum ada Surat Perintah Penyelidikan (SP2). “Ini sudah menguras energi kami. Dukuh kami jangan sampai ditahan,” katanya.

Di depan massa, Kapolres Bantul AKBP Surawan menjamin tidak akan menahan dukuh mereka, Iswahyudi. Hanya saja, pihaknya tetap melanjutkan proses hukum yang sedang dilakukan saat ini. Pihaknya tidak bisa melakukan SP3 dan tetap akan menyerahkan berkas kasus tersebut kepada Kejaksaan. Surawan mengatakan, berkas tersebut sudah pernah diserahkan ke Kejaksaan hanya saja dikembalikan kembali ke Polres karena dianggap masih kurang.

Sehingga, untuk melengkapinya, pihak Kepolisian kembali melakukan pemeriksaan terhadap warga. Namun, dia menjamin, kasus tersebut sudah cukup tahap pemeriksaan saksinya. “Terakhir hari ini (Rabu) jadwal kami memeriksa kepala dukuh. Setelah itu sudah tidak ada lagi pemanggilan saksi, jika masih kurang, nanti kami yang akan datang ke sana dan tidak ada pemanggilan lagi,” paparnya.

Sekadar mengingatkan, kasus dugaan penyelewengan raskin di Dusun Kuden tersebut mencuat di awal Desember 2012 yang lalu. Kala itu, warga Kunden menuduh dukuh mereka telah menggelapkan raskin yang seharusnya diberikan kepada warga. Menurut versi warga, sekitar Juni 2012, warga Kunden mendapat alokasi raskin tambahan dari pemerintah, awalnya 40 karung menjadi 85 karung ukuran 50 kilogram (kg).

Namun, oleh dukuh yang dibagikan hanya 40 karung, sementara tambahan raskin tidak diberikan justru dijual. Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga pernah melakukan pemeriksaan dan menemukan kerugian senilai Rp21 juta.

Erfanto Linangkung
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
23 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
49 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved