Dendam, Dua Pria Tembak Kenalannya

Selasa, 27 Januari 2015 - 11:07 WIB
Dendam, Dua Pria Tembak...
Dendam, Dua Pria Tembak Kenalannya
A A A
YOGYAKARTA - Harmono, 26, warga Ngestiharjo, Bantul dan Muhamad Murjoko, 25, warga Gedongtengen menjadi korban penganiayaan dan penembakan oleh kawanan pria bermotor di depan rumah temannya di wilayah Jlagran, Pringgo kusuman, Gedongtengen, Minggu (25/1) malam.

Pelaku berjumlah enam orang dalam menjalankan aksinya memakai senjata tajam jenis pedang dan senjata jenis airsoft gun. Tak berselang lama dari waktu kejadian, lima dari enam pelaku berhasil diringkus Tim Buser Polresta Yogyakarta saat bersembunyi di sebuah rumah di wilayah Bantul. Kasat Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta Komisaris Polisi Dodo Endro Kusuma mengatakan, kelima pelaku adalah NC, 26, warga Gowongan, Jetis; RT, 24, warga Gedongtengen; HG, 22, warga Pakuncen, Wirobrajan; FP, 29, warga Bumijo, Jetis; dan IY, 22, warga Bumijo, Jetis.

"Kelima pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Satu orang pelaku masih buron dan dalam pengejaran petugas di lapangan," ungkapnya saat jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, kemarin. Dijelaskannya, peristiwa itu bermula saat kedua korban tengah berada di rumah milik temannya, Rifky Firmansyah, 24, sekitar pukul 21.30 WIB. Tiba-tiba para pelaku dengan mengendarai sepeda motor mendatangi rumah tersebut.

Kedua korban kemudian mengajak pemilik rumah untuk pergi keluar. Saat itu juga, Harmono keluar rumah tanpa diduga langsung dianiaya oleh para pelaku memakai tangan kosong. Dia juga menerima sabetan pedang di bagian punggung. Tak hanya itu, salah satu pelaku juga menembakkan senjata jenis airsoft gun ke kaki korban lainnya, Murjoko, yang berniat melerai.

Setelah puas menganiaya, para pelaku kemudian kabur melarikan diri. "Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti sebilah pedang sepanjang 60 sentimeter, dan sembilan butir gotri hasil tembakan airsoft gun," kata Dodo.

Berdasar hasil pemeriksaan awal, motif peristiwa itu akibat rasa saling dendam. Antara pemilik rumah, korban dan pelaku sebelumnya sudah saling kenal. Saat menjalankan aksinya itu, keenam pelaku yang berprofesi sebagai tukang parkir dan buruh dalam kondisi terpengaruh minuman keras. "Senjata airsoft gun belum bisa diamankan karena dibawa oleh satu pelaku yang masih buron. Dia juga selaku eksekutor penembakan," kata Dodo.

Saat ini polisi masih mendalami kasus penganiayaan dan penembakan itu. Termasuk mengejar satu pelaku yang masih buron. Kelima pelaku yang tertangkap saat ini mendekam di sel tahanan Mapolresta guna proses hukum lebih lanjut.

Ristu Hanafi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
14 menit yang lalu
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
31 menit yang lalu
Sahroni Desak Polda...
Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Dokter Icha Tewas
53 menit yang lalu
Polisi Ungkap Awal Mula...
Polisi Ungkap Awal Mula Bang Jago Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
3 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved