Polisi Belum Terima Laporan Terkait Tewasnya Karyawan PT BA

Senin, 26 Januari 2015 - 20:29 WIB
Polisi Belum Terima...
Polisi Belum Terima Laporan Terkait Tewasnya Karyawan PT BA
A A A
MUARAENIM - Jajaran Polres Lahat hingga Senin siang ini belum menerima laporan maupun koordinasi dalam bentuk apapun dari manajemen PT Bukit Asam (PT BA) Persero Tbk terkait meninggalnya Halimin (51) operator Bucket Wheel Excavator (BWE) di lokasi penambangan milik PT BA Persero Tbk yang masuk dalam wilayah hukum Polres Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Wira Satya Tri Putra melalui Kasatreskrim AKP Akhmad Akbar membenarkan pihaknya hingga Senin (26/1/2015) ini belum menerima laporan maupun koordinasi baik ke Mapolsek Merapi maupun ke Mapolres Lahat.

Hanya saja menurutnya, pihak Polsek Merapi sudah menginformasikan hal tersebut kepada pihaknya.

Karena menurutnya, dari informasi yang pihaknya terima, lokasi kejadian berada di lokasi penambangan Muara Tiga Besar Utara (MTBU) yang masuk dalam wilayah Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.

“Kalau laporan atau koordinasi resmi kita belum terima, tapi tadi Kanit Reskrim Polsek Merapi sudah lapor ke saya dan sudah saya perintahkan untuk mendatangi lokasi dan memeriksa TKP, " ujarnya, Senin (26/1/2015).

Untuk mengambil langkah dan tindak lanjut selanjutnya menurut Akhmad Akbar, pihaknya masih tetap menunggu koordinasi dari pihak manajemen PT BA.

Apalagi menurutnya dari informasi sementara, kejadian yang menewaskan korban adalah kecelakaan kerja, bukan karena sebab lain.

Sementara Manajer Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) PTBA Persero Tbk, Sungkono mengatakan, pihaknya kemarin sudah mulai melakukan penyelidikan terkait kejadian yang menewaskan korban saat sedang bekerja.

Pihaknya dalam hal ini tidak bekerja sendiri namun juga melibatkan inspektur tambang dan pihak pertambangan propinsi.

“Hari ini kita sudah mulai melakukan penyelidikan dan investigasi, hasilnya nanti akan kita publikasikan melalui press release,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon.

Sementara Kepala Dinas Pertambangan (Distamben) Kabupaten Muaraenim Yulius mengatakan, secara lokasi kejadian yang menimpa korban masuk dalam wilayah Kabupaten Lahat.

Hanya saja pemberian izin lokasi Kuasa Penambangan (KP) adalah pihak provinsi. Dengan adanya kejadian tersebut dalam lokasi penambangan, maka pihak yang terkait dalam hal ini untuk melakukan penyelidikan adalah pihak Distamben Lahat, Distamben Provinsi, Inspektur Pertambangan serta manajemen PT BA dalam hal ini diwakil pihak K3.

“Karena kejadianya adalah kecelakaan kerja dalam lokasi penambangan, jadi memang harus dilakukan penyelidikan dan investigasi terutama melibatkan inspektur pertambangan,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
38 menit yang lalu
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
2 jam yang lalu
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
2 jam yang lalu
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
3 jam yang lalu
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved