Dilema Dana

Minggu, 25 Januari 2015 - 10:12 WIB
Dilema Dana
Dilema Dana
A A A
SEMARANG - PSIS Semarang hanya bisa menunggu kedatangan penyerang yang mumpuni. Mahesa Jenar tidak bisa membidik pemain bintang atau juru gedor pengalaman yang pernah bermain di klub Indonesia Super League (ISL) lantaran dana minim.

Pemain top tentu dibanderol dengan harga yang relatif melambung. Atas dasar itu, Mahesa Jenarkini terpaksa hanya bisa menanti pemain yang musim ini gagal bergabung dengan tim ISL.

Setidaknya masih ada peluang untuk menyortir pemain-pemain yang gagal bergabung dengan tim di kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air itu. Pendaftaran pemain ISL ditutup 8 Februari mendatang. Apalagi, masih ada peluang terbuka dapat limpahan dari dua tim sudah dinyatakan tidak lolos verifikasi keuangan, yakni Persiwa Wamena dan Persik Kediri. PSIS tentu saja sangat berharap ada bomber di lini depan ISL yang bisa rela bermain di kasta kedua.

Tidak hanya dari tim ISL, untuk mendapatkan pemain berpengalaman dari tim Divisi Utama juga sangat terbuka. Sebab, pendaftaran pemain tim Divisi Utama baru akan ditutup pada 28 Februari sehingga waktunya masih sangat longgar. Mahesa Jenar masih membutuhkan satu slot striker lagi setelah Saptono, penyerang musim lalu dikenai sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) seumur hidup.

Kemudian, legiun asal Argentina Julio Alcorse, juga dikenai sanksi, apalagi PT Liga Indonesia juga melarang tim Divisi Utama 2015 dihuni pemain asing. Praktis, tim harus mencari pelapis Hari Nur, satu-satunya striker murni yang dimiliki tim Kota Atlas saat ini. ”Ini kompetisi yang panjang. Kami harus ada alternatif dan planA dan B, siapa tahu nanti ada pemain cedera dan terkena akumulasi,” kata Pelatih PSIS M Dofir.

Namun, sepertinya untuk mendapatkan penyerang yang haus gol tidak akan mudah, karena Mahesa Jenartidak memiliki modal kuat seperti tim ISL. Terbukti, Johan Yoga Utama juga gagal dilabuhkan ke Stadion Jatidiri karena negosiasi nilai kontrak yang tidak ada titik temu. ”Kemampuan (keuangan) manajemen terbatas. Kami tidak menyalahkan Johan. Ini sepak bola profesional, pemain bisa memilih klub,” ujar Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho.

Manajer PSIS Adi Saputro mengaku belum memiliki pemain bidikan untuk mengisi satu slot di lini depan. Pihaknya juga belum mendapat konfirmasi pemain lagi yang ingin ikut seleksi, setelah Noor Hadi, penyerang Barito Putra musim lalu yang musim ini ingin membela PSIS.

”Kami belum punya alternatif pemain bidikan di barisan depan. Ya, sampai sekarang masih menunggu saja,” tandasnya.

Arif purniawan
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
24 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
FIFA Forward 3.0, Dana...
FIFA Forward 3.0, Dana Bantuan Indonesia yang Dibekukan FIFA
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved