Dibawa ke Jakarta, Ini Peran Teroris Poso

Sabtu, 24 Januari 2015 - 12:03 WIB
Dibawa ke Jakarta, Ini...
Dibawa ke Jakarta, Ini Peran Teroris Poso
A A A
JAKARTA - Enam tersangka teroris Poso yang tertangkap sudah diboyong ke Jakarta dan ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua. Mereka ditangkap di lokasi berbeda dan memiliki peran penting di jaringan teroris pimpinan Santoso.

Berdasarkan sumber di kepolisian, penangkapan pertama tim Densus 88 bersama Polda setempat dilakukan terhadap Ahmad Wahyono alias Yono Adem alias Yono Adim (28). Pemuda ini ditangkap Rabu 10 Desember 2014 sekitar pukul 06.19 Wita di perempatan Jalan Kalimantan, Jalan Pulau Seram Poso.

Yono Adim mengetahui bom Polres Poso dirakit di rumahnya. Selain itu, Yono siketahui sebagai bendahara dan penyuplai logistik terhadap teroris kelompok Santoso yang Ada di gunung.

Selanjutnya, Farid Ma'ruf alias Farid Tinombo (33) ditangkap Kamis 11 Desember 2014 sekitar pukul 06.20 Wita di Jalan Trans Sulawesi Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong menuju Pasar Siavu.

Keterlibatan Farid diketahui kalau dia bersama Yono pernah ikut pelatihan militer atau tadrib yang diselenggarakan kelompok MIT pimpinan Santoso. Farid juga menerima hasil pencurian sepeda motor dalam rangka Fa'i dari Kalman dan Yono Adim.

Farid diketahui pernah bersembunyi di Pondok Daeng Koro. Bahkan Farid juga ikut meracik bom bersama Yono, Ato, dan Kholid. Keahlian membuat bom ini dipelajari dari Arif yang tewas dalam penangkapan.
Farid Tinombo sebagai penerus bendahara kelompok Santoso. Tersangka melempar bom kepada anggota pada saat penangkapan ustad Yasin dan Kholid di Kanyamanya Poso.

Tersangka lainnya yang dibawa ke Jakarta yakni pasangan suami istri Hasan dan Rosmawati. Keduanya ditangkap pada Sabtu 10 Januari 2015 sekitar pukul 14.15 Wita di depan SMP 4 Poso.

Suami-istri ini diketahui membantu pengurusan dan pemberian dana utk kelompok MIT. Rosmawati bertugas menampung dan mengelola dana yang dikirim untuk kegiatan kelompok Santoso dan menyiapkan serta mengantar logistik kelompok MIT.

Selanjutnya Amirudin alias Aco Tabalu alias Aco Gula Merah alias Bunga Desa ditangkap pada hari Minggu 11 Januari 2015 pukul 12.23 WITA di depan rumah sakit Poso. Aco diketahui terlibat dalam jaringan teroris sebagai kurir dan pendukung logistik kelompok MIT. Aco diketahui pernah ikut pelatihan teroris kelompok MIT.

Kemudian Imran alias Lagenda ditangkap hari Senin 12 Januari 2015 pukul 07.00 WITA di rumahnya Desa Tabalu kecamatan Mapane, Poso. Imran berperan sebagai kurir aktif Santoso. Bahkan Imran pernah menyembunyikan Santoso dan menyediakan tempat untuk tinggal kelompok Santoso. Bakan Imran pernah memfasilitasi pertemuan Santoso dengan istrinya serta Basri degnan istrinya di pondok kebunnya.

Saat ini tersangka dibawa ke Jakarta untuk ditempatkan di mako Brimob Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut.‎ Hingga saat ini Polri masih terus melakukan operasi untuk memburu dan mengungkap jaringan Santoso di Gunung.
(ysw)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved