164 Peserta Ikuti Tes Khusus CPNS SM3T di Unnes

Jum'at, 23 Januari 2015 - 11:21 WIB
164 Peserta Ikuti Tes...
164 Peserta Ikuti Tes Khusus CPNS SM3T di Unnes
A A A
SEMARANG - Sedikitnya 164 peserta yang merupakan alumni program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Keseluruhan peserta yang mengikuti tes tersebut dibagi ke dalam empat shift yang digelar selama dua hari, yakni mulai Senin-Selasa (19-20/1) di laboratorium Badan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPTIK ) Unnes. Pada hari pertama, peserta yang mengikuti tes merupakan alumni SM3T dari semua jurusan, sedangkan hari kedua peserta yang mengikuti merupakan alumni yang berasal dari jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

“Secara nasional ada 1.000 formasi yang disediakan. Ini merupakan terobosan Kemendikbud kepada Kemenpan karena selama ini, di era otonomi daerah (pengangkatan PNS) ada pada kewenangan bupati dan wali kota masing- masing (saja),” kata Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Profesi Guru Unnes Ngagiyanto kemarin.

Ngagiyanto menyebutkan, khusus untuk daerah 3T Kemenpan mengalokasikan pengangkatan khusus dan dilaksanakan tes secara terpusat serta dikelola langsung oleh Kemenpan maupun Kemendikbud. “Nanti yang lolos baru ditempatkan di daerah 3T sesuai dengan pilihan mereka. Jadi, mereka yang ikut tes itu, sudah memilih dan sudah menentukan akan ditempatkan di daerah mana. Umumnya mereka ingin ditempatkan di daerah dulu waktu mengabdi di 3Tnya,” katanya.

Pihaknya menyambut baik dengan pelaksanaan tes tersebut. Hal itu sebagai wujud perhatian pemerintah kepada mereka yang sudah bertahuntahun mengabdi di wilayah terpencil ketika mengikuti program SM3T. “Jika mereka mendapat perhatian khusus, saya kira wajar. Untuk tes ini sendiri, sebenarnya ada 17 LPTK yang ditunjuk sebagai tempat tes termasuk Unnes,” paparnya.

Tes tersebut, lanjut dia, sebenarnya hanya untuk membantu Kemendikbud dan Kemenpan untuk melaksanakan tes Computer Assisted Test (CAT), yakni tes untuk merekrut CPNS yang dilakukan secara online .

“Karena menjadi pegawai negeri sekarang ini kan harus menempuh prosedur itu. Meskipun ini ada alokasi khusus tetap diseleksi menurut standar dan tes CAT harus lolos, harus masuk di atas passing grade , setelah lolos baru diproses administrasinya. Harapan saya ya lolos semua di tes CAT ini. Jika tidak lolos ya tidak bisa diproses untuk diusulkan,” tandasnya.

Susilo Himawan
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak APH Tindak Tegas Pelaku Main Hakim Sendiri di Tabanan dan Morowali
2 jam yang lalu
Buat Jakarta Lebih Adem,...
Buat Jakarta Lebih Adem, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca saat Kemarau Panjang
2 jam yang lalu
Hadapi El Nino dan Kemarau,...
Hadapi El Nino dan Kemarau, Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat OMC-Pengisian Waduk
3 jam yang lalu
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
UMKM Perkebunan Naik...
UMKM Perkebunan Naik Kelas, BPDP Buka Jalan Menuju Pasar Global
4 jam yang lalu
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved