Korban Tabrakan Maut di Pondok Indah Kecam Christoper

Kamis, 22 Januari 2015 - 02:16 WIB
Korban Tabrakan Maut...
Korban Tabrakan Maut di Pondok Indah Kecam Christoper
A A A
JAKARTA - Korban tabrakan maut Christopher Daniel Sjarif, Budiman Sitorus (38) terbaring lemah di RS Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di masa kritisnya, dia mengecam anak muda yang mabuk LSD (Lysergic Acid Diethylamide) saat berkendara itu.

"Dia sadar telah menabrak mati empat orang, dan beberapa orang lainnya hingga kritis, termasuk saya," katanya, saat ditemui di RS Pertamina, Jakarta, Rabu (22/1/2015).

Ditambahkan dia, mobil Outlander warna putih yang telah menabrak dirinya hingga kritis, dan 4 pengendara motor hingga tewas itu bukannya menghentikan laju mobilnya saat menabrak orang. Tetapi makin menancap gas mobilnya menabrak pohon.

"Itu perbuatan yang sangat biadab sekali. Ini jelas-jelas dilakukan secara sadar dan sengaja. Sebab, sewaktu nabrak di Holand Bakerry, dia bukannya berhenti malah tancap gas. Dia bahkan berusaha kabur," terangnya.

Lebih lanjut, korban meminta aparat penegak hukum untuk menindaknya sesuai dengan kesalahannya. "Saya minta penegak hukum pun tidak terpengaruh atau pun terprovokator dengan pihak-pihak tertentu. Terlebih pihak keluarga yang katanya berasal dari golongan konglomerat itu," pungkasnya.

Sejalan dengan Budiman, adiknya Arion (27) menyatakan, pihaknya menuntut pada pihak keluarga Christoper untuk membiayai seluruh biaya perawatan kakaknya itu hingga sembuh secara total.

"Kami menuntut dengan keras pada keluarga pelaku, untuk bertanggung jawab dalam membiayai perawatan kakak saya hingga sembuh total. Juga mengganti biaya material yang sangat merugikan ini, seperti mobil, dan material lainnya," terangnya.

Dia menuturkan, pihaknya tidak bisa menuntut penggantian apa pun pada diri Christopher. Sebab, Christopher tentu akan di penjara sesuai dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang.

"Kalau sama pelaku gak mungkin. Dia itu bakal di penjara pastinya, karena perbuatan pelaku yang dilakukan bukan dengan kelalaian ini harus diberikan sanksi, tanpa pandang bulu. Maka itu, kami meminta pada pihak keluarga pelaku untuk mengganti semuanya," tutupnya.
(san)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved