Kecelakaan Terjadi di Jalur Larangan Melintas

Kamis, 15 Januari 2015 - 12:45 WIB
Kecelakaan Terjadi di...
Kecelakaan Terjadi di Jalur Larangan Melintas
A A A
KARANGANYAR - Polisi Karanganyar menyatakan mobil Isuzu Elf bernomor polisi AD 1158 HU yang terguling di Desa Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar dan menyebabkan satu penumpang tewas, telah melewati jalur larangan melintas.

Jalan tembus Tawangmangu- Magetan yang dilalui itu sebenarnya masih ditutup pascalongsor beberapa waktu lalu. Kanit Lakalantas Polres Karanganyar Iptu Mardiyanto mengatakan jalan tembus Magetan- Tawangmangu sebenarnya belum boleh dilewati pascalongsor beberapa waktu lalu. Bahkan, jalur itu telah ditutup dan belum ada perintah dibuka.

Pascakecelakaan mobil pengangkut wisatawan, pihaknya sempat mengecek dan mendapati penutup jalur agak terbuka. “Namun kami tidak tahu apakah itu dibuka pengguna jalan atau warga,” terangnya. Karena itu, jalur kembali ditutup rapat agar tidak dilalui kendaraan.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan disimpulkan penyebab kecelakaan adalah karena sopir, Muh Shaleh, 41, warga Gang Cempaka 7 Kelurahan Semanggi RT 4 RW XIX Kecamatan Pasarkliwon, Solo lalai dan kurang hati-hati saat mengemudikan mobil hingga akhirnya terguling.

Yang bersangkutan diduga kuat mengemudikan dengan kecepatan tinggi saat di tikungan. Hal itu diperkuat dengan kondisi persneling di gigi tiga. “Selain itu, bekas rem di lokasi kejadian juga hanya sedikit,” kata Mardiyanto. Kapolsek Tawangmangu AKP Riyanto juga menegaskan bahwa jalur Tembus Tawangmangu- Magetan sebenarnya masih ditutup ketika musibah itu terjadi.

Kondisi jalan belum memungkinkan untuk dilintasi. Hingga saat ini barikade larangan melintas masih terpasang di kedua pintu masuk jalur. “Larangan diterapkan bagi pengendara luar kota. Sementara yang diizinkan melintas hanya warga sekitar seperti yang mau ke sawah,” jelas Riyanto.

Penutupan berlaku sampai kondisi benar-benar aman. Pascakecelakakaan ini, pihaknya akan memperketat pengawasan di jalur itu agar tidak dilintasi pengendara. Pengamanan tidak hanya memasang barikade, tapi juga menempatkan personel.

Ary Wahyu Wibowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved