Blusukan, Pembantu Jokowi Ini Kaget Lihat Bekasi Tertinggal
Minggu, 11 Januari 2015 - 18:30 WIB
Blusukan, Pembantu Jokowi Ini Kaget Lihat Bekasi Tertinggal
A
A
A
BEKASI - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar terkejut melihat salah satu desa di Kabupaten Bekasi masuk dalam kategori tertinggal.
Marwan Jafar baru mengetahui adanya desa yang belum maju saat melakukan blusukan ke Desa Tanjung Sari, Cikarang, Kabupaten Bekasi, tadi siang.
"Ini pemerintah daerah-nya ke mana. Kok masih ada desa seperti ini (tertinggal). Padahal Kabupaten Bekasi ini kawasan industri terbesa se-Asia Tenggara," ujar Marwan Jafar di Desa Tanjung Sari, Minggu (11/1/2015) tadi siang.
Menurut Marwan, desa ini masuk kategori tertinggal karena dilihat dari indikator seperti infrastuktur masih rusak, serta rumah-rumah warga belum terlihat layak dan baik.
Bahkan sarana dan prasarana umum di sekitar desa tersebut sangat minim.
"Keberadaan kawasan industri di Kabupaten Bekasi belum memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Pengusaha seharusnya memaksimalkan dana CSR untuk masyarakat," katanya.
Ketua RT 3/2, Desa Tanjung Sari, Rumsiah mengatakan akhir-akhir ini wilayahnya mulai kebajiran. Padahal, selama puluhan tahun tak pernah terjadi banjir.
"Sekalinya banjir dua meter. Itu pun tujuh hari baru surut," katanya. Untuk itu, dia meminta agar daerahnya diperhatikan khususnya infrastuktur dan saluran.
Marwan Jafar baru mengetahui adanya desa yang belum maju saat melakukan blusukan ke Desa Tanjung Sari, Cikarang, Kabupaten Bekasi, tadi siang.
"Ini pemerintah daerah-nya ke mana. Kok masih ada desa seperti ini (tertinggal). Padahal Kabupaten Bekasi ini kawasan industri terbesa se-Asia Tenggara," ujar Marwan Jafar di Desa Tanjung Sari, Minggu (11/1/2015) tadi siang.
Menurut Marwan, desa ini masuk kategori tertinggal karena dilihat dari indikator seperti infrastuktur masih rusak, serta rumah-rumah warga belum terlihat layak dan baik.
Bahkan sarana dan prasarana umum di sekitar desa tersebut sangat minim.
"Keberadaan kawasan industri di Kabupaten Bekasi belum memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Pengusaha seharusnya memaksimalkan dana CSR untuk masyarakat," katanya.
Ketua RT 3/2, Desa Tanjung Sari, Rumsiah mengatakan akhir-akhir ini wilayahnya mulai kebajiran. Padahal, selama puluhan tahun tak pernah terjadi banjir.
"Sekalinya banjir dua meter. Itu pun tujuh hari baru surut," katanya. Untuk itu, dia meminta agar daerahnya diperhatikan khususnya infrastuktur dan saluran.
(whb)