Kecelakaan AirAsia Tidak Ada Kaitannya dengan Slot Penerbangan

Jum'at, 09 Januari 2015 - 11:50 WIB
Kecelakaan AirAsia Tidak...
Kecelakaan AirAsia Tidak Ada Kaitannya dengan Slot Penerbangan
A A A
SURABAYA - Pemerintah Indonesia menyalahkan izin dan slot penerbangan pesawat AirAsia QZ8501 yang mengalami kecelakaan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, usai lepas landas dari Surabaya menuju Singapura.

Menyikap sikap pemerintah itu, anggota DPR RI Komisi VI Bambang Haryo menyesalkan dengan sikap pemerintah tersebut. Menurutnya, slot penerbangan tidak ada kaitannya dengan kecelakaan AirAsia QZ8501.

"Apa kalau berangkat tidak hari itu tidak ada kecekalaan? Dan apa kalau berangkat tidak sesuai dengaan slot sudah pasti ada kecelakaan? Tidak bisa seperti itu," kata Bambang, kepada wartawan, Jumat (9/1/2015).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) ini menambahkan, harusnya pemerintah tidak mempersoalkan slot penerbangan dulu. Sebab, musibah AirAsia merupakan hal yang tidak diduga.

Dia menjelaskan, yang mempunyai kewenangan dalam penerbangan luar negeri adalah Menteri Perhubungan (Menhub). Menurutnya, memang kementrian tidak mungkin mengawasai perjalanan pesawat setiap hari.

"Tetapi, di bawah kementrian itu banyak instansi yang punya tugas, pokok, dan fungsi sendiri-sendiri. Oleh karena itu diserahkan kepada otoristas Bandara. Dengan catatan, otoritas bandara harus bekerja maksimal," sambungnya.

Menurutnya, jika kementrian mempersooalan masalah slot penerbangan, sudah ada yang menangani, yakni Indonesia Slot Coordinator (ISC) yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah.

"Kesalahan berpangkal pada karut marutnya birokrasi kementrian. Dalam pemerintahan sebelumnya, semua laporan penerbangan masuk ke Dirjen Perhubungan. Namun jika yang bersangkutan tidak melapor ke dirjen, berarti ada yang lemah," jelansya.

Polemik PT Indonesia AirAsia diduga menyalahi waktu terbang terungkap setelah pesawat rute Surabaya-Singapura jatuh pada Minggu 28 Desember 2014 pagi. Hal itu disusul dengan surat dari Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara nomer AU.008/30/6/DRJU-DAU-2014 tertanggal 24 Oktober 2014.

Dalam surat tersebut juga dicantumkan jadwal penerbangan pesawat QZ 8501 dengan tipe Air Bus beroprasi pada Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. Jadwal ini berlaku dari tanggal 26 Oktober 2014 hingga 26 Maret 2015.
(san)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
37 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved