Hotel di DIY Raup Rp421,5 Miliar

Rabu, 07 Januari 2015 - 09:18 WIB
Hotel di DIY Raup Rp421,5...
Hotel di DIY Raup Rp421,5 Miliar
A A A
YOGYAKARTA - Selama libur panjang dan berbarengan libur Natal dan Tahun Baru 2015, benar-benar menjadi masa panen bagi industri perhotelan dan restoran di Yogyakarta.

Pada momen ini, beberapa hotel berbintang dan non bintang mencapai puncak okupansinya. Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab Danunegoro meng ungkapkan, industri perhotelan dan restoran memang sedang me ngalami masa panen saat libur panjang beberapa waktu lalu.

Ribuan wisatawan menyerbu dan berkunjung ke kota pelajar ini itu. Istidjab mengungkapkan, jumlah kamar hotel berbintang DIY mencapai 7.500 kamar dan nonbintang 13.000 kamar. Tingkat hunian rata-rata pada masa liburan Natal selama 5 hari dan tahun baru 6 hari sehingga total 11 hari. Tingkat hunian rata-rata hotel berbintang mencapai 75% dan nonbintang 55%.

Sementara itu, jumlah tamu hotel berbintang mencapai 185.658 dan nonbintang 235.950 sehingga total mencapai 421.571 wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Untuk wisatawan mancanegara juga mengalami lonjakan, yakni mencapai 21.078 wisatawan. “Jumlah pemasukan dari sektor perhotelan ke DIY, jika kami ambil rata-rata per orang mengeluarkan Rp1 juta, total pengeluaran wisatawan DIY men capai Rp421,5 miliar. Jumlah ini bisa bertambah mengingat masing-masing orang bisa mengeluarkan lebih dari Rp1 juta,” tutur Istidjab.

Selain perhotelan dan restoran, sektor transportasi juga sangat diuntungkan dengan banyaknya wisatawan datang dan berkunjung ke kota pelajar itu. Salah satu sektor transportasi yang kebanjiran penumpang tujuan Yogyakarta adalah moda transportasi kereta api. PT KAI mencatat jumlah penumpang masa posko angkutan Natal dan Tahun Baru 2015, data posko pada hari ketiga belas (Kamis 1/1) jumlah penumpang terangkut kumulatif total 340.013 orang atau naik 16% dibanding periode sama pada 2013 dengan volume 292.235 penumpang.

Data posko pada 1 Januari 2015: 340.013 penumpang terangkut dengan rincian, volume harian (persentase dibanding tahun lalu) per kelas KA Exa 4.103 (97%), Bisnis 2.953 (99%), Ekonomi 8.129 (105%), dan Lokal 2.898 (106%). Total penumpang yang terangkut 28.083 (103%).

“Dari tahun ketahun selama musim liburan panjang Natal dan Tahun Baru, tren penumpang kereta api selalu menunjukkan kenaikan. Jumlah pemasukan yang diperoleh PT KAI tentu kian bertambah, tetapi dengan berat hati kami meminta maaf belum bisa menyampaikan berapa nominal pemasukan yang didapat PT KAI Daop 6 Yogyakarta selama musim libur panjang tahun ini,” kata Corporate Communication Manager PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang S Prayitno, kemarin.

Windy Anggraina
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
24 menit yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
1 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
1 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
2 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved