Hari Ini Basarnas Tarik 2 Kapal di Area Prioritas II
Rabu, 07 Januari 2015 - 02:35 WIB
Hari Ini Basarnas Tarik 2 Kapal di Area Prioritas II
A
A
A
JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) hendak mengurangi armada pencariannya di area prioritas II. Di hari kesebelas, rencananya hanya akan ada 3 kapal yang beroperasi menyisir benda-benda bawah laut yang diduga menjadi bagian badan pesawat AirAsia QZ8501.
"Jadi besok dari dua (temuan objek) itu tetap kita cari dengan kekuatan 3 kapal yang mempunyai kemampuan bawah laut," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) TNI Frans Henry Bambang Soelistyo di kantornya Jalan Angkasa Jakarta Selasa 6 Januari.
Sebelumnya di daerah prioritas II, Basarnas mengerahkan 5 kapal dengan fasilitas pencarian bawah laut yang mumpuni.
Mereka di antaranya KRI Hasanuddin, KRI Usman Harun, Crest Onyx (Rusia), KN Geo Survey, KN Baruna Jaya.
"Yang dua kapal nanti diminta mencari di area tambahan yang diagonal itu, sampai dengan areaa prioritas I," jelasnya.
Soelistyo menambahkan dengan adanya penyesuaian ini maka wilayah-wilayah yang menjadi lokasi pencarian terluar juga dapat ter-handle dengan baik.
"Di area prioritas I itu ada 5 wilayah, sehingga kapal-kapal yang lainnya bisa menjaga mission area diluar area kuning," tuntasnya.
"Jadi besok dari dua (temuan objek) itu tetap kita cari dengan kekuatan 3 kapal yang mempunyai kemampuan bawah laut," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) TNI Frans Henry Bambang Soelistyo di kantornya Jalan Angkasa Jakarta Selasa 6 Januari.
Sebelumnya di daerah prioritas II, Basarnas mengerahkan 5 kapal dengan fasilitas pencarian bawah laut yang mumpuni.
Mereka di antaranya KRI Hasanuddin, KRI Usman Harun, Crest Onyx (Rusia), KN Geo Survey, KN Baruna Jaya.
"Yang dua kapal nanti diminta mencari di area tambahan yang diagonal itu, sampai dengan areaa prioritas I," jelasnya.
Soelistyo menambahkan dengan adanya penyesuaian ini maka wilayah-wilayah yang menjadi lokasi pencarian terluar juga dapat ter-handle dengan baik.
"Di area prioritas I itu ada 5 wilayah, sehingga kapal-kapal yang lainnya bisa menjaga mission area diluar area kuning," tuntasnya.
(whb)