Polres Tetapkan Tiga Tersangka

Selasa, 06 Januari 2015 - 10:32 WIB
Polres Tetapkan Tiga...
Polres Tetapkan Tiga Tersangka
A A A
PAGARALAM - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) satuan Reskrim Polres Pagaralam menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi baju hansip atau linmas pada Pilkada Kota Pagaralam 2013.

Ketiga tersangka, yakni Suhardi selaku PPTK di Badan Kesbangpol sekarang menjabat di K3P dan PPK, Hazril Nopriando, Sekretaris Kesbangpol. Satu lagi tersangka dari pihak pengembang atas nama Lion Sanchong dari CV Sumber Abadi Tekstil Palembang. Kanit Pidkor Satreskrim Kota Pagaralam Brigpol Candra Utama mengatakan, penetapan tersangka setelah pihaknya melakukan pengembangan.

Pengerjaan baju hansip di Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Pagaralam dengan Anggaran 2012 dan kegiatan dilakukan pada 2013. “Pagu dana Rp942.580.380 oleh CV Sumber Abadi Tekstil dengan nilai kontrak Rp928.979.850,” ungkapnya, kemarin. Akibat perbuatan para tersangka, kata dia, negara dirugikan sebesar Rp414.882.429. Kerugian itu berdasarkan hasil audit BPKP Nomor SR/742/ PW07/5/2014 pada 5 Desember 2014.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun penjara. “Pada hari ini (kemarin) ketiga tersangka sudah kita layangkan surat panggilan untuk penetapan tersangka. Namun, yang hadir hanya satu orang yakni Suhardi. Sementara, Hazril belum datang alasan sakit,” ujarnya.

Ditambahkan Kapolres Pagaralam AKBP Saut P Sinaga, ketiga tersangka sudah ditetapkan dan panggilan kali ini untuk kembali pemeriksaan guna melengkapi berkas. Na mun, hanya satu yang hadir. Tidak menutup kemungkinan akan dilayangkan surat pang gilan kedua. Jika tidak juga hadir, dilakukan panggilan ke tiga. “Kalau tidak juga hadir, akan kita jemput paksa. Namun, saat ini ada yang belum kooperatif,” katanya.

Sementara itu, Pengamat Hukum Kota Pagaralam Rizal menuturkan, saat ini kembali terjadi PNS di lingkungan Pemkot Pagaralam tersangkut masalah hukum. Ini membuktikan bahwa kecurangan masih dilakukan. Untuk itu, diminta kepada Pemkot Pagaralam untuk melakukan pengawasan sejak perencanaan.

“Kondisi ini sangat miris. Setiap tahun pasti ada PNS yang terjerat hukum karena korupsi. Untuk itu, hal ini harus segera diantisipasi dengan cara memperketat perencanaan,” katanya.

Yayan Darwansah
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
11 menit yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
16 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
1 jam yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
10 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
10 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
10 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved