Korban AirAsia Diduga Terbawa Arus, Pencarian Diperluas ke Timur
Minggu, 04 Januari 2015 - 13:29 WIB
Korban AirAsia Diduga Terbawa Arus, Pencarian Diperluas ke Timur
A
A
A
JAKARTA - Kepala Basarnas Marsdya FHB Soelistyo mengatakan, pencarian oleh tim SAR gabungan di lokasi jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 di Selat Karimata diperluas ke timur.
Pada hari ke 8 ini, pencarian dan evakuasi yang melibatkan unsur udara dan laut sengaja diperluas ke timur karena diprediksi objek telah hanyut terbawa arus gelombang laut.
"Apabila ada objek atau jenazah terbawa arus bisa kita antisipasi. Kita ke timur agar bisa mengcover jenazah atau objek yang belum ditemukan karena pengaruh arus laut," ujarnya saat konferensi pers di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/1/2015).
Menurutnya, hanya sektor pencarian untuk yang berwarna kuning yang search areanya diperluas. Sedangkan untuk daerah prioritas yang berwarna merah masih tetap tidak berpindah lokasi maupun luasannya.
"Saat ini luas area pencarian mencapai 20.700 nautical mile square," timpalnya.
Hari ini satu jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 kembali ditemukan tim SAR gabungan. Dengan penemuan tersebut, total jenazah korban AirAsia QZ 8501 yang jatuh di Selat Karimata pada Minggu (28/12/2014) yang berhasil dievakuasi menjadi 31 orang. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya sudah berhasil diidentifikasi.
Pada hari ke 8 ini, pencarian dan evakuasi yang melibatkan unsur udara dan laut sengaja diperluas ke timur karena diprediksi objek telah hanyut terbawa arus gelombang laut.
"Apabila ada objek atau jenazah terbawa arus bisa kita antisipasi. Kita ke timur agar bisa mengcover jenazah atau objek yang belum ditemukan karena pengaruh arus laut," ujarnya saat konferensi pers di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/1/2015).
Menurutnya, hanya sektor pencarian untuk yang berwarna kuning yang search areanya diperluas. Sedangkan untuk daerah prioritas yang berwarna merah masih tetap tidak berpindah lokasi maupun luasannya.
"Saat ini luas area pencarian mencapai 20.700 nautical mile square," timpalnya.
Hari ini satu jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 kembali ditemukan tim SAR gabungan. Dengan penemuan tersebut, total jenazah korban AirAsia QZ 8501 yang jatuh di Selat Karimata pada Minggu (28/12/2014) yang berhasil dievakuasi menjadi 31 orang. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya sudah berhasil diidentifikasi.
(sms)