Cegah Radikalisme, Mata Kuliah Agama Wajib Dipertahankan

Selasa, 30 Desember 2014 - 04:12 WIB
Cegah Radikalisme, Mata...
Cegah Radikalisme, Mata Kuliah Agama Wajib Dipertahankan
A A A
DEPOK - Ancaman penyebaran paham radikalisme di kampus dapat dicegah secara efektif oleh civitas akademika kampus itu sendiri. Salah satunya dengan tetap menerapkan pelaksanaan mata kuliah agama kepada mahasiswa.

Dosen Agama Islam Universitas Indonesia (UI) Abdi Kurnia mengatakan potensi mahasiswa terlibat atau menjadi anggota kelompok radikalisme dan ISIS begitu besar. Namun pihak kampus selama ini gamang mempertahankan mata kuliah agama di dalam kurikulum.

"Mata kuliah agama itu pintu masuk efektif bendung radikalisme pemikiran, situasi ini dimanfaatkan oknum radikal di kampus," tuturnya di Depok, Senin 29 Desember 2014.

Dia menambahkan, setiap kampus harus mampu melakukan proteksi dan membatasi kegiatan yang mencurigakan.

"Selama ini di UI tak dilakukan monitoring level jurusan departemen universitas, belum dilakukan (secara) massif, belum ada kerangka berpikir. Kalau tak disikapi, saya khawatir ini hanya masalah yang akut," tuturnya.

Dia menjelaskan, bahaya ISIS dan radikalisme dapat merusak kohesi dan keutuhan sosial. Paham ini tentu merugikan negara dan anti pemerintah.

"Ini sikap antinegara merugikan negara dan nasionalisme. Artinya kalau kami lihat respon pemerintah saat ini, yang dilakukan kelompok radikal menjadi ancaman serius bagi kita, belum pernah ada sepanjang rezim Indonesia sekelompok orang terang-terangan berani hadapi lembaga-lembaga negara," paparnya.

Seharusnya, kata dia, institusi negara harus dihormati dan dihargai, tetapi ini justru berani mengancamnya. Wibawa negara sudah runtuh, artinya kalau pelindungnya saja sudah diserang.

"Kita tak pernah bisa tegas seperti Malaysia. Menkominfo punya kewenangan lakukan itu," tegasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serbu Penjara di Afghanistan,...
Serbu Penjara di Afghanistan, Anggota ISIS Bebaskan Ratusan Tahanan
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
2 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
2 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
3 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
3 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved