Terduga ISIS Pamit Memperdalam Ilmu Agama

Minggu, 28 Desember 2014 - 05:43 WIB
Terduga ISIS Pamit Memperdalam...
Terduga ISIS Pamit Memperdalam Ilmu Agama
A A A
MAKASSAR - Enam terduga simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pernah belajar di Pondok Pesantren Madrasah Tahfizul Quran.

Lembaga pendidikan ini berada Jalan Manuruki, Sudiang Raya, Makassar, Sulawesi Selatan.
Pimpinan pesantren tersebut, Ustaz Muhammad Basri mengaku, di antara terduga simpatisan ISIS yang ditangkap tersebut merupakan muridnya karena pernah belajar di pesantren tersebut.
Menurutnya, dia tidak menghalangi orang yang ingin belajar agama kepada dirinya.

"Ya, benar mereka pernah belajar di pondok pesantren ini dan mereka memang benar ada murid saya," jelasnya kepada KORAN SINDO, kemarin.

Lelaki berjenggot putih ini mengaku, sebelum berangkat, muridnya tersebut sudah memberitahukan akan pergi memperdalam ilmu keagamaan ke sejumlah negara di Timur Tengah.
Ustaz Muhammad Basri mengungkapkan, muridnya tersebut tidak ingin belajar ilmu agama di Indonesia dengan alasan ulama tidak lagi mengajarkan ajaran yang sesuai dengan syariat. Selain itu, pemahaman yang dianut mereka tidak sejalan dengan pendapat ulama di negeri ini.

"Siapa pun yang ingin mencari dan memperdalam ilmu, tidak boleh dihalangi karena itu termasuk ibadah. Apalagi karena mereka merasa ilmu yang diajarkan di Indonesia sudah tidak sesuai dengan keyakinan. Hal itu sudah sering dilakukan murid-murid di pesantren ini dan pasti didukung," ujarnya.

Menurutnya, selain menuntut ilmu, kepergian murid-muridnya tersebut sekaligus untuk menenangkan jiwa. Alasannya, di negeri ini tidak tenang dan sering terjadi kekacauan. Dia mencontohkan baku tembak antara polisi dengan TNI.

Terkait penangkapan oleh Densus 88 di Jakarta, Ustaz Muhammad Basri mengaku sudah tahu. Namun, belum ada informasi resmi termasuk dari pihak yang berwajib.

"Ada bilang sama saya mereka ditangkap. Tapi saya belum dapat infonya," ujarnya menutup perbincangan.
(zik)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serbu Penjara di Afghanistan,...
Serbu Penjara di Afghanistan, Anggota ISIS Bebaskan Ratusan Tahanan
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Berita Terkini
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
40 menit yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
1 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
1 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
1 jam yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
2 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Infografis
Asal-usul Yerusalem,...
Asal-usul Yerusalem, Kota Suci 3 Agama yang Penuh Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved