UGM Sasar Pengembangan Wilayah 3T

Selasa, 23 Desember 2014 - 10:25 WIB
UGM Sasar Pengembangan...
UGM Sasar Pengembangan Wilayah 3T
A A A
YOGYAKARTA - Sebagai lembaga pendidikan, UGM berkomitmen menyiapkan tenaga produktif yang unggul dan andal. Untuk mencapainya, UGM berupaya meningkatkan program tridarma perguruan tinggi dengan menyasar pengembangan wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) Indonesia.

“Melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, UGM akan menempuh strategi berupa lompatan dalam membina sekaligus menyiapkan mahasiswanya. Strategi itu kami sebut dengan istilah starting from the end, yaitu kita memulai segala proses dari bagian paling akhir,” papar Rektor UGM Prof Ir Dwikorita Karnawati PhD kemarin.

Menurut Rita, panggilan akrab Dwikorita Karnawati, bagian paling akhir dalam strategi tersebut adalah bagian yang menerima para lulusan UGM yaitu user. User tersebut bisa berarti pemerintah daerah, industri, maupun komunitas. Dia menilai kepentingan pemerintah daerah, komunitas atau industri di daerah-daerah perbatasan sangatlah mendesak.

Selain itu, dengan memprioritaskan kepentingan daerah perbatasan akan dapat meningkatkan kedaulatan negara. “Dengan peningkatan kedaulatan negara, otomatis akan meningkatkan daya saing, sehingga program kami prioritaskan pada daerah 3T. Sebagai langkah nyatanya, UGM telah melakukan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan 12 pemerintah daerah,” ungkapnya.

Beberapa daerah yang bekerja sama dengan UGM ialah Kepulauan Riau, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Natuna, dan Kota Batam. Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terkuat di dunia. Prediksi tersebut bisa saja meleset jika Indonesia tidak berhasil memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki.

Bahkan, bonus demografi yang ada bisa menjadi bencana demografi. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Akademik UGM Dr Agr Ir Sri Peni Wastutiningsih menawarkan berbagai program seleksi masuk untuk mahasiswa baru UGM pada 2015. Di antaranya seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri, dan ujian masuk (UM) UGM.

“Kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah ini juga menjadi ajang promosi bagi kami agar calon-calon mahasiswa dari daerah- daerah tersebut mau melanjutkan studi di UGM. Ini juga sebagai wujud UGM sebagai universitas nasional yang terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

Ratih Keswara
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
54 menit yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
5 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
8 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved