Pemakaian Pestisida Jadi Lebih Efektif dan Irit

Senin, 22 Desember 2014 - 10:13 WIB
Pemakaian Pestisida...
Pemakaian Pestisida Jadi Lebih Efektif dan Irit
A A A
YOGYAKARTA - Gagal panen masih menjadi persoalan utama sulitnya menaikkan angka produksi beras dalam negeri. Salah satu penyebabnya adalah serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

Karena itu, mahasiswa Fakultas Teknik UNY membuat alat penyemprot pestisida semi otomatis guna mempermudah pencegahan hama tanaman padi. Mereka adalah Andi Setiawan, Roy Fernando, Rifki Ayu Ramadhani, dan Khoirul Putro tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNY membuat sebuah alat waterman( alat semprot pestisida semi otomatis) sebagai usaha peningkatan kualitas hasil produksi padi.

Menurut Roy Fernando, beras masih merupakan komoditas pangan sangat strategis hingga saat ini karena menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Dengan laju pertumbuhan penduduk ratarata 1,49% per tahun dan laju pertumbuhan konsumsi beras mencapai 1,5% per kapita per tahun, kebutuhan beras pada 2014 diperkirakan sebesar 33.013.214 ton.

“Untuk mencapai produksi gabah kering giling (GKG) sebesar 33.013.214 ton pada 2014, perlu ada usaha peningkatan produksi GKG. Salah satu cara yang bisa ditempuh ialah dengan mencegah penyebaran hama padi dengan pemberian imunisasi pada tanaman padi seperti pestisida,” ujarnya.

Menurut Roy, sistem alat semprot pestisida yang merata dan efisien merupakan cara menekan penggunaan pestisida yang berlebih. Saat ini memang ada alat yang digunakan untuk membantu penyemprotan pestisida. Alat tersebut dikenal dengan sebutan tangki penyemprot pestisida. Sayangnya, tangki itu memiliki sistem kerja pompa manual untuk memompa pestisida.

“Penggunaan alat penyemprot yang ada di pasaran saat ini masih memiliki keterbatasan, yaitu hasil penyemprotan masih berukuran besar sehingga pestisida yang digunakan akan boros. Berlatar belakang persoalan inilah kami mencoba membuat alat penyemprot lebih efektif dan efisien yang kami beri nama waterman,” ungkapnya.

Dijelaskan Roy, waterman terdiri dari empat bagian penting, yakni panel surya sebagai sumber energi ramah lingkungan, aki sebagai tempat penyimpanan energi, motor DC sebagai mesin utama, dan tangki sebagai tempat menampung air. Cara kerja waterman adalah panel surya menangkap energi panas matahari kemudian mengubahnya menjadi energi listrik yang disimpan pada aki.

“Energi listrik ini yang digunakan untuk menghidupkan motor DC pada alat. Motor DC kemudian bekerja memompa air dari tangki ke pipa penyemprotan,” katanya. Andi Setiawan menambahkan, selain menggunakan energi terbarukan, watermen juga menggunakan energi ramah lingkungan.

Untuk satu tangki watermenmemiliki kapasitas tampung sebesar 15 liter dan hanya membutuhkan waktu 10-15 menit hingga semua cairan pestisida habis terpakai. Hasil penyemprotan pun lebih kecil sehingga cairan pestisida lebih tepat sasaran.

“Waterman buatan kami ini juga dilengkapi dengan tombol yang dapat mengatur kecepatan semprotan di dalam pipa. Tanpa perlu mengeluarkan banyak tenaga manusia, hasil penyemprotan jadi lebih efektif, irit pestisida dan hemat waktu,” tutup Andi.

Ratih Keswara
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved