Polisi Bantah Lakukan Pembiaran

Sabtu, 20 Desember 2014 - 12:02 WIB
Polisi Bantah Lakukan...
Polisi Bantah Lakukan Pembiaran
A A A
BANTUL - Kapolres Bantul AKBP Surawan SIK membantah membiarkan aksi pembubaran pemutaran film Senyap di Kampus ISI Yogyakarta oleh sejumlah ormas.

Surawan bahkan mengaku tidak pernah mendapat laporan soal izin penayangan film Senyapitu. Surawan mengaku, pihaknya sama sekali tidak mengetahui ada pemutaran film tersebut. Karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan jika akan menayangkan film yang isinya dianggap kontroversi tersebut.

Dia menganggap kegiatan pemutaran film itu hanya bagian dari aktivitas kampus dalam pembelajaran. “Lagian itu aktivitas kampus. Sama seperti aktivitas pembelajaran lainnya, tak ada pemberitahuan dan penjagaan,” tuturnya, kemarin. Surawan mengaku heran mengapa kegiatan rutin kampus bisa bocor ke luar dan ketika bocor kenapa terjadi pembubaran.

Surawan menduga kemungkinan besar karena ada yang sengaja membocorkan dan mengompori. Namun, dia tidak akan menindak pelaku pembubaran tersebut karena tidak ada unsur kriminal. Dia akan menangani kasus tersebut jika ada pihak yang melaporkan. Jika ada isu terjadi aksi pemukulan atau perusakan ketika peristiwa pembubaran, ia belum menerima laporannya. “Kami mau menindak bagaimana, wong tidak ada laporan,” tuturnya.

Dia mempertanyakan perihal film tersebut, apakah benarbenar dilarang ataupun tidak, sampai sekarang belum tahu. Jika itu diputar di lingkungan pendidikan, seharusnya sudah melalui kajian dari Kementerian Pendidikan Nasional. Tak hanya itu, film tersebut harusnya jelas aturan mainnya.

Lembaga Sensor Film harus membuat keputusan tegas perihal film itu, sehingga ke bawah tidak terjadi polemik ketika ada pihak yang menyaksikannya. Ketika film itu resmi diperbolehkan diputar, maka peredarannya juga bisa sama seperti film komersial lainnya. “Kenapa film ini diputar sembunyi-sembunyi? Ini ada apa, saya sendiri belum pernah menyaksikannya,” katanya.

Ketua panitia pemutaran film di ISI, Fuadzan mengatakan, pembubaran film tersebut memang patut disayangkan. Karena sejatinya, dia dan rekanrekan yang lain sudah mengantongi izin dari kepolisian setempat. Namun, tiba-tiba puluhan massa dari sejumlah ormas datang dan membubarkan acara tersebut.

Erfanto Linangkung
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
50 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved