Korban Kebakaran di Tambora Sedang Hamil 6 Bulan
Jum'at, 19 Desember 2014 - 18:30 WIB
Korban Kebakaran di Tambora Sedang Hamil 6 Bulan
A
A
A
JAKARTA - Yanti (26), korban kebakaran di Jalan Tubagus Angke Barat, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, ternyata sedang hamil enam bulan. Sedangkan Teguh (5), merupakan anak pertama dari Yanti dan Sophian Hadi (30).
"Ya Allah. Ketiganya sekaligus meninggal. Teguh, Yanti juga yang sedang mengandung enam bulan," kata Odeh, ibu mertua Yanti (52), sambil menangis di RSCM, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2014).
Odeh mengaku, dirinya sedang membersihkan rumahnya saat menerima kabar meninggal menantu dan cucunya itu di Kampung Tegal Villa RT 03/05, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
"Saya lagi nyapu di rumah pagi-pagi. Tiba-tiba saya terima telepon dari kantornya Sophian. Saya diberi kabar kalau Sophian pingsan karena istri dan anaknya itu meninggal terbakar," ujarnya.
Dia sendiri pun hampir pingsan dan kebingunan saat menerima kabar duka tersebut. Namun, dirinya masih sempat mengingat untuk menghubungi sanak keluarga lainnya.
"Saya bingung mau ngapain. Saya duduk saja lemas di teras. Saya enggak tahu mau gimana lagi. Badan saya lemas. Tapi saya
buru-buru telepon keluarga yang lain," tuturnya.
"Ya Allah. Ketiganya sekaligus meninggal. Teguh, Yanti juga yang sedang mengandung enam bulan," kata Odeh, ibu mertua Yanti (52), sambil menangis di RSCM, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2014).
Odeh mengaku, dirinya sedang membersihkan rumahnya saat menerima kabar meninggal menantu dan cucunya itu di Kampung Tegal Villa RT 03/05, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
"Saya lagi nyapu di rumah pagi-pagi. Tiba-tiba saya terima telepon dari kantornya Sophian. Saya diberi kabar kalau Sophian pingsan karena istri dan anaknya itu meninggal terbakar," ujarnya.
Dia sendiri pun hampir pingsan dan kebingunan saat menerima kabar duka tersebut. Namun, dirinya masih sempat mengingat untuk menghubungi sanak keluarga lainnya.
"Saya bingung mau ngapain. Saya duduk saja lemas di teras. Saya enggak tahu mau gimana lagi. Badan saya lemas. Tapi saya
buru-buru telepon keluarga yang lain," tuturnya.
(mhd)