Nurmakesi Dituntut Enam Tahun

Jum'at, 19 Desember 2014 - 14:08 WIB
Nurmakesi Dituntut Enam...
Nurmakesi Dituntut Enam Tahun
A A A
SEMARANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendal memvonis terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Kendal tahun 2010, Siti Nurmakesi, dengan hukuman enam tahun penjara.

Mantan Bupati Kendal ini dinilai terbukti dengan kewenangan yang dimilikinya berusaha memperkaya diri sendiri sehingga merugikan keuangan negara. “Selainpidanabadan, kami juga menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa sebesar Rp100 juta subsider tiga bulan penjara,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendal Maliki membacakan tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketuai hakim Gatot Susanto, kemarin.

Dia dianggap melanggar dakwaan subsider, yakniPasal3 jo Pasal 18 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah UU nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Selain itu, jaksa juga mewajibkan terdakwa membayar uang pengganti sebes a r Rp1,2 miliar. “Namun jika harta itu tidak juga mencukupi, akan diganti dengan hukuman penjara selama satu tahun,” katanya.

Mendengar tuntutan dari JPU itu, Nurmakesi yang mengenakan baju dan kerudung warna merah hanya terdiam. Setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, dia mengaku akan melayangkan nota pembelaan atau pledoi pada sidang berikutnya. Seusai sidang, Nurmakesi yang sejak awal kasus ini bergulir tidak ditahan, langsung meninggalkan pengadilan tanpa memberikan komentar sedikit pun.

Sementara kuasa hukum terdakwa menyatakan jika tuntutan jaksa tersebut tidak manusiawi. “Dalam persidangan sudah jelas kalau tidak ada sama sekali yang dapat membuktikan jika klien kami salah. Tuntutan penjara enam tahun dan denda Rp100 juta adalah tindakan tidak manusiawi,” kata kuasa hukum Nurmakesi, Agus. Agus juga kecewa dengan keputusan jaksa mewajibkan kliennya membayar uang pengganti kerugian negara. Sebab dari perhitungan BPKP hanya Rp310 juta.

“Apalagi saat persidangan sudah jelas jika dana bansos itu telah sampai kepada yang berhak menerimanya. Yang salah hanya mekanisme administrasi penyalurannya. Itu akan menjadi materi pledoi kami nanti,” katanya. Siti Nurmakesi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Kendal 2010 senilai Rp1,3 miliar.

Tak hanya Nurmakesi, kasus tersebut juga menyeret tiga terdakwa lainnya, yakni mantan Kabag Kesra Setda Kendal Abdurrohman, Bendahara Bagian Kesra Siti Romlah, dan Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Agama Pendidikan dan Budaya Kendal Riska.

Andika Prabowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
43 menit yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
3 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
11 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
13 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
13 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved