Kakek 72 Tahun Ini Selamat dari Longsor Banjarnegara

Selasa, 16 Desember 2014 - 12:34 WIB
Kakek 72 Tahun Ini Selamat...
Kakek 72 Tahun Ini Selamat dari Longsor Banjarnegara
A A A
BANJARNEGARA - Toplani, kakek berusia 72 tahun, merupakan salah satu warga Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, yang beruntung. Dirinya luput dari maut meskipun sempat terombang-ambing oleh lumpur dan longsoran yang terjadi pada Jumat (12/12/2014) petang itu.

Sore itu, dia maupun warga lainnya sedang berada di dalam rumah masing-masing. Tanpa diduga, tebing yang berada jauh di belakang rumahnya itu runtuh menyapu rumahnya. Bahkan, material longsoran menyapu rumah dan seluruh keluarganya.

"Tiba-tiba tanah dan lumpur turun, saya posisi di depan rumah mau masuk lagi untuk nolong istri dan anak cucu saya sudah terlambat. Rumah sudah diterjang tanah dan lumpur," kata Toplani, Selasa (16/12/2014).

Dia berusaha berlari sekuat tenaga untuk menghindari kejaran tanah dan lumpur di belakangnya. Namun apa daya, usianya yang mencapai 72 tahun, membuatnya tetap tersapu lumpur dan tanah.

"Saya dipojokkan lumpur ke talut. Kemudian saya lihat ada pohon kopi. Saya pegangan sekuat tenaga di pohon kopi itu. Posisi itu saya masih terus diombang-ambingkan lumpur," ujarnya.

Setelah arus lumpur mulai reda, Toplani berusaha merangkak naik menuju dataran yang lebih tinggi. Ada sekitar 10 meter dia merangkak menuju daratan yang lebih tinggi itu.

"Setiap merangkak ya kaki ambles di lumpur. Bawon (sebutan dia kepada Fatimah) juga minta tolong saya," terangnya.

Toplani meminta Fatimah untuk mengikutinya. Setelah mencapai daratan yang lebih tinggi, dia meminta bantuan warga untuk menolong Fatimah. Fatimah adalah wanita hamil sembilan bulan yang juga selamat dari longsor.

"Kemudian warga menolong Bawon menggunakan bambu dan balok kayu," jelasnya.

Dia tidak mepermasalahkan jika nantinya harus direlokasi. Namun Toplani berharap relokasi tak jauh dari kebun miliknya. Sebab hanya kebun itulah pegangan hidupnya.

"Tidak apa-apa, yang penting tidak jauh-jauh. Kalau masih mampu, saya masih ingin bercocok tanam, jagung, lombok, pisang, dan lain-lain," harapnya.
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Berita Terkini
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
7 menit yang lalu
Pramono: Terowongan...
Pramono: Terowongan Plaza Senayan-Senayan City, Urai Macet dan Bisa Jadi Sentra UMKM
32 menit yang lalu
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
1 jam yang lalu
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
2 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
3 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
7 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved