Bus Hantam Tronton Dua Tewas

Jum'at, 12 Desember 2014 - 11:48 WIB
Bus Hantam Tronton Dua...
Bus Hantam Tronton Dua Tewas
A A A
CIREBON - Warga Desa Panggangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon yang sebagian besar sedang tertidur lelap sekitar pukul 00.30 WIB kemarin, terpaksa terbangun karena dikejutkan oleh suara benturan keras.

Suara keras itu ditimbulkan tambrakan antara bus Slamet K 1425 jurusan Purwodadi-Jakarta yang sarat penumpang dengan truk tronton BE 9343 BR di jalur pantura di desa tersebut. Akibat tabrakan tersebut, dua penumpang bus tewas seketika di lokasi kejadian, yakni Abdul Malik, 34, warga Gringsing, Jawa Tengah, dan Karyadi, 45, warga Krobokan, Semarang Barat, Jateng.

Sesaat setelah tabrakan terjadi, sopir truk tronton melarikan diri. Selain dua tewas, enam penumpang bus luka berat. Kedua korban dibawa petugas ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Enam korban luka berat dievakuasi ke RSUD Waled, Kabupaten Cirebon. Sedangkan korban luka ringan tak sampai dirawat.

Informasi yang di himpun KORAN SINDO, tabrakan an tara bus dan truk itu terjadi bus Selamet yang dikemudikan Mualif, 47, warga Desa Adiarsa Barat RT 03/20, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jawa Tengah menuju Cirebon. Tiba di kawasan Desa Panggangsari, bus Slamet hendak menyalip kendaraan colt diesel dengan mengambil lajur kiri.

Namun, bus hilang kendali sehingga menghantam bagian belakang truk tronton bermuatan gipsum yang hendak parkir di sebuah warung makan. Naas, kecepatan tinggi dan jarak kendaraan yang terlampau dekat, membuat tabrakan tak dapat dihindari. Benturan yang mengeluarkan suara cukup keras pun terjadi. Sejumlah penumpang bus terpental keluar.

Bagian depan bus ringsek dan kaca hancur. “Kebanyakan penumpang bus sedang tidur dalam perjalanan, kemudian terbangun saat benturan keras terjadi. Makanya, kami tak tahu pasti awal kejadiannya,” ungkap salah satu penumpang, Judedi, 53, yang mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut.

Kapolsek Losari Kompol Juharta mengatakan, petugas unit Lakalantas Polres Cirebon masih mendalami kecelakaan tersebut. Kepolisian sejauh ini telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pengemudi bus Mualif. “Bangkai bus dan truk sudah diamankan, kami masih dalami penyebab kecelakaan sebelum memastikannya,” kata Juharta.

Erika Lia
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved