Perlintasan Kereta Api Rawa Buaya Ditutup 16 Desember 2014

Minggu, 07 Desember 2014 - 22:55 WIB
Perlintasan Kereta Api...
Perlintasan Kereta Api Rawa Buaya Ditutup 16 Desember 2014
A A A
JAKARTA - Pintu perlintasan kereta api di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat ditutup pada 16 Desember mendatang. Selain rawan kecelakaan, penutupan tersebut juga bertujuan mendukung kereta Api Jakarta-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI Popik Montanasyah mengatakan, sesuai Pasal 91 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, perpotongan antara jalur kereta api dan jalan dibuat tidak sebidang. Maka, pihaknya terpaksa menutup perlintasan kereta api di Jalan Outer Ring Road, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Terlebih, jalur tersebut sudah ganda dan akan dipergunakan untuk perlintasan menuju Bandara Soetta.

"Upaya preventif itu bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang selama ini terjadi. Apalagi jalur ring road Rawa Buaya sudah terdapat jalan layang," kata Popik Montanasyah, Minggu (7/12/2014).

Popik menjelaskan, penutupan perlintasan kereta api tersebut akan dibarengi dengan pemasangan pagar sepanjang 200 meter. Pagar itu akan terpasang di kedua arah perlintasan jalan, baik menuju kawasan Kembangan maupun kawasan Jalan Daan Mogot, Cengkareng.

Selain itu, lanjut Popik, pihaknya juga akan membuat palang pintu perlintasan kereta api Rawa Buaya yang berdekatan dengan stasiun. Namun, pembuatan palang pintu tersebut masih dalam kajian lantaran berdekatan dengan stasiun.

"Perlintasan yang dekat stasiun tadinya kami mau pagari juga lantaran sangat berbahaya. Namun, warga masih memerlukan akses lintas pejalan kaki antar kampung. Kami masih kaji terlebih dahulu," jelasnya.

Popik menegaskan, sebenarnya pihaknya sudah sering menyosialisasikan agar warga jangan melintasi perlintasan kereta api dekat stasiun dan mencari jalan alternatif lainnya seperti Jalan Semanan Indah. Bahkan, sosialisasi tersebut berbarengan dengan menutup perlintasan menggunakan beton MCB.

Hanya saja, kata Popik, penutupan tersebut disabotase dan warga akhirnya terus melintasi perlintasan tersebut.

"Kami harap warga mencari jalan alternatif lainnya selain melintasi perlintasan dekat stasiun. Sementara untuk perlintasan di Jalan Ring Road Cengkareng yang akan ditutup, kami menyarankan pengguna jalan untuk melintas melalui jalan layang (fly over) yang berada tepat di atas perlintasan Rawa Buaya tersebut," tegasnya.

Kasat Lantas Jakarta Barat AKBP Ipung Purnomo menyambut positif penutupan perlintasan kereta api dan rencana pembuatan palang pintu perlintasan. Sebab, potensi kecelakaan di dua perlintasan Rawa Buaya tersebut cukup tinggi. Tak sedikit pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melawan arus di perlintasan liar maupun putaran arah yang berada di kolong fly over menjadi korban kecelakaan kereta api.

"Kami akan mendukung upaya pemerintah untuk menutup perlintasan liar di lokasi itu. Kami juga berharap agar pemasangan palang pintu dekat stasiun segera dilakukan. Sebab, sudah banyak kecelakaan terjadi."
(zik)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
31 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
45 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
54 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Selasa 16 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved