Waspada! Pagi Ini, Perairan Sulut Diterjang Ekor Topan Hagupit
Sabtu, 06 Desember 2014 - 03:02 WIB
Waspada! Pagi Ini, Perairan Sulut Diterjang Ekor Topan Hagupit
A
A
A
MANADO - Perairan Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya bakal diterjang ekor 'Topan Hagupit' Filipina dengan kecepatan angin 40 knot (kn) atau 74.08 kilometer/hour (km/h) pada Sabtu pagi ini (6/12/2014).
"Saat ini, sudah ribuan warga Filipina mengungsi setelah wilayah pantai timur negara kepulauan tersebut dihantam Topan Hagupit," ungkap Prakirawan BMKG Maritim Bitung Ricky Danial Aror, Jumat, (5/12/2014).
Topan Hagupit, kata dia, sudah beberapa belakangan ini terjadi Perairan Sulut, namun pagi besok adalah puncaknya. Sebab, diperkirakan, arus topan tersebut akan tiba pada pagi hari.
Wilayah di Sulut, pertama akan merasakan dampaknya adalah Kepulauan Talaud, dengan ketinggian gelombang mencapi 5 meter dari normalnya 1,2 meter. Sementara untuk kecepatan angin 40 not/jam.
Selain itu, wilayah pesisir Pantai Likupang tinggi gelombang mencapai 3 meter, bagian utara Bitung (Lembeh Timur) 3 meter.
Demikian juga dengan pantai selatan. Meliputi Kema, Belang, Ratahan, dan lainnya, akan dihantam gelombang 2,5 meter dari normal 1,2 meter.
"Untuk wilayah Perairan Manado, masih terdeteksi tidak membahayakan, hanya 1,5 meter. Hanya Pulau Bunaken dan sekitarnya, gelombang akan berada di ketinggian 2 meter," terangnya.
Dijelaskannya, informasi dini, sudah disampaikan kepada wilayah masing-masing, agar tetap waspada sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Sekedar informasi, hitungan kecepatan angin tergantung pada ketinggian gelombang. Jadi semakin tinggi gelombang, maka arus Topan Hagupit pun demikian. Karena itu, tinggi maupun gelombang rendah, warga tetap diharap waspada," ungkapnya.
"Saat ini, sudah ribuan warga Filipina mengungsi setelah wilayah pantai timur negara kepulauan tersebut dihantam Topan Hagupit," ungkap Prakirawan BMKG Maritim Bitung Ricky Danial Aror, Jumat, (5/12/2014).
Topan Hagupit, kata dia, sudah beberapa belakangan ini terjadi Perairan Sulut, namun pagi besok adalah puncaknya. Sebab, diperkirakan, arus topan tersebut akan tiba pada pagi hari.
Wilayah di Sulut, pertama akan merasakan dampaknya adalah Kepulauan Talaud, dengan ketinggian gelombang mencapi 5 meter dari normalnya 1,2 meter. Sementara untuk kecepatan angin 40 not/jam.
Selain itu, wilayah pesisir Pantai Likupang tinggi gelombang mencapai 3 meter, bagian utara Bitung (Lembeh Timur) 3 meter.
Demikian juga dengan pantai selatan. Meliputi Kema, Belang, Ratahan, dan lainnya, akan dihantam gelombang 2,5 meter dari normal 1,2 meter.
"Untuk wilayah Perairan Manado, masih terdeteksi tidak membahayakan, hanya 1,5 meter. Hanya Pulau Bunaken dan sekitarnya, gelombang akan berada di ketinggian 2 meter," terangnya.
Dijelaskannya, informasi dini, sudah disampaikan kepada wilayah masing-masing, agar tetap waspada sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Sekedar informasi, hitungan kecepatan angin tergantung pada ketinggian gelombang. Jadi semakin tinggi gelombang, maka arus Topan Hagupit pun demikian. Karena itu, tinggi maupun gelombang rendah, warga tetap diharap waspada," ungkapnya.
(sms)