Olah Buah Bakau Jadi Rempeyek hingga Steak

Kamis, 04 Desember 2014 - 12:00 WIB
Olah Buah Bakau Jadi...
Olah Buah Bakau Jadi Rempeyek hingga Steak
A A A
SEMARANG - Siapa bilang pohon bakau (mangrove) hanya berfungsi sebagai tumbuhan penahan ombak dan penangkal abrasi.

Ternyata pohon yang banyak hidup di pesisir pantai ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal yang dapat menambah pundi-pundi pendapatan warga. Di Kota Semarang ada sekumpulan ibu rumah tangga yang memanfaatkan buah dari pohon bakau menjadi bahan dasar aneka penganan.

Melalui kelompok bernama Bina Citra Karya Wanita ini, ibu-ibu warga RT 1/RW 1 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang ini mampu menghasilkan pundi-pundi uang dari hasil kreatif mereka.

“Kelompok ini berdiri sejak 2012 lalu. Awalnya diberikan pengarahan oleh anak-anak mahasiswa KeSEmat Undip (Universitas Diponegoro) dalam pemanfaatan mangrove. Setelah mendapatkan ilmu itu, kami kemudian mengembangkan ide sendiri dan menciptakan berbagai jenis makanan dari buah mangrove yang banyak di daerah kami,” kata Ketua Kelompok Bina Citra Karya Wanita Semarang Mufida kepada KORAN SINDO kemarin.

Saat ini sudah banyak hasil kreasi penganan yang dihasilkan kelompok yang beranggotakan sembilan orang itu, seperti cendol, rempeyek, steak, kerupuk, kue bolu basah maupun kering, kue lumpur, dan berbagai makanan lain dari buah mangrove. “Harganya bervariasi, mulai yang termurah yakni rempeyek Rp5.000 hingga yang paling mahal itu bolu yakni seharga Rp40.000,” ucapnya.

Dalam satu bulan kelompok tersebut berhasil mengumpulkan omzet hingga Rp5 juta lebih. Uang itu digunakan untuk kesejahteraan anggotanya. “Memang omzetnya belum seberapa besar mengingat ini produk baru di masyarakat. Tapi kami yakin produk ini akan dikenal oleh masyarakat dan mampu meningkatkan pendapatan warga sekitar,” kata Mufida.

Permasalahan pemasaran produk memang menjadi kendala paling utama dalam usaha tersebut. Sehingga untuk mencakup pangsa pasar lebih luas pihaknya belum mampu mewujudkan. “Paling waktu ada event-event pameran atau ada kunjungan orang dari luar kami bisa memasarkan. Selebihnya dari mulut ke mulut. Kami harap Pemkot Semarang mau membantu dalam upaya pemasaran produk kami ini,” ujarnya.

Kehadiran Kelompok Bina Citra Karya Wanita Semarang di Kelurahan Mangunharjo itu telah mampu mengangkat kehidupan masyarakat sekitar. Ibu-ibu rumah tangga anggota kelompok yang tadinya hanya pengangguran memiliki kreativitas dan tentu mendapat penghasilan tambahan.

“Tentu sangat membantu meningkatkan penghasilan kami. Sebelum adanya kelompok ini, kami hanya ibu rumah tangga biasa tanpa penghasilan,” kata salah satu anggota kelompok, Farhatun.

Selain itu, kelompok tersebut juga telah memberikan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat, khususnya dalam pengolahan mangrove. Dulu banyak masyarakat yang tidak memandang mangrove dapat dijadikan salah satu sumber penghasilan warga.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami jadi lebih giat menanam mangrove. Selain untuk memenuhi kebutuhan pengolahan makanan, juga bagus untuk penghijauan pesisir dan penangkal abrasi,” tandasnya.

Andik Sismanto
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved