Sejak Kecil Radang Otak, Dina Butuh Bantuan

Selasa, 02 Desember 2014 - 12:12 WIB
Sejak Kecil Radang Otak,...
Sejak Kecil Radang Otak, Dina Butuh Bantuan
A A A
KAJEN - Setiap orang tua berharap anak mereka lahir dan tumbuh sempurna tanpa kekurangan sedikit pun.

Namun, apa daya jika akhirnya sang anak menderita suatu penyakit yang tidak diinginkan. Seperti yang dialami Abdul Syukur, 28, dan Indahwati, 24, warga Dukuh Tengah, Desa Tangkil Tengah, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Anak semata wayangnya bernama Dina Sofa Istifadah menderita radang otak.

Sehingga sejak kecil hingga gadis yang kini berusia enam tahun itu, dia hanya tergolek di tempat tidur. Padahal, anak seusianya setidaknya sudah mengenyam pendidikan sekolah dasar. “Sakit itu sudah sejak bayi. Sekarang usianya enam tahun. Jadi, selama ini juga belum sekolah, seharusnya ya sudah kelas TK besar atau kelas 1 SD,” kata Indahwati.

Sakit itu bermula saat anaknya mengalami panas tinggi dan kejang-kejang pada usia sekitar delapan bulan. Anaknya itu juga nyaris koma. “Pernah sampai hampir koma, jadi kami bawa ke RS Pekajangan. Alhamdulillah setelah ditangani bisa selamat. Namun, keadaannya seperti ini (lumpuh dan tidak bisa bicara). Kata dokternya saat itu kena radang otak,” ungkapnya.

Selama ini Dina hanya beberapa kali mendapatkan perawatan medis karena tidak ada biaya untuk memeriksakan kesehatan sang anak tersebut. “Kadang cuma periksa ke dokter. Sebab, kami tidak punya biayanya. Kemarin sempat dirawat juga di RSUD Kraton beberapa hari, itu juga biaya Jamkesmas. Katanya dokter nggak bisa sembuh, tapi tetap disuruh berdoa untuk kesembuhannya,” papar Indahwati.

Meski begitu, Indahwati akan terus berupaya demi kesembuhan sang buah hati. Dia optimistis penyakit anaknya itu bisa disembuhkan. “Rencana mau kami coba pengobatan alternatif juga. Tapi kalau misal ada bantuan operasi untuk Dina, tetap akan saya terima. Yang penting anak saya bisa sembuh seperti anak yang lain,” ucapnya.

Abdul Syukur mengaku tidak memiliki uang membawa anaknya berobat. Dia hanya bekerja sebagai kuli bangunan. “Penghasilan saya sehari ya standar upah untuk kuli bangunan di sini yakni Rp50.000. Kalau pas tidak ada garapan, ya saya nganggur di rumah. Istri juga ibu rumah tangga biasa. Sehingga untuk biaya hidup sehari-hari juga kadang masih kurang,” ungkapnya.

Dina bersama kedua orang tuanya hanya tinggal di rumah sederhana berukuran 4 x 9 meter, berdinding bata, dan berlantaikan tanah. Mereka merupakan keluarga kurang mampu sehingga membutuhkan uluran tangan yang berpunya untuk biaya kesembuhan buah hatinya.

Prahayuda Febrianto
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
41 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
53 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved