111 Ibu Rumah Tangga di Pasuruan Terjangkit HIV/AIDS

Selasa, 02 Desember 2014 - 02:25 WIB
111 Ibu Rumah Tangga...
111 Ibu Rumah Tangga di Pasuruan Terjangkit HIV/AIDS
A A A
PASURUAN - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Pasuruan, dalam kurun waktu 11 tahun terakhir mencapai 807 kasus. Pada tahun 2008, tercatat 16 orang meninggal, dan tahun 2013 dengan tujuh kasus kematian.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pasuruan Lies Lidia mengatakan, dari 807 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pasuruan, 518 kasus di antaranya ditularkan melalui heteroseksual (berganti-ganti pasangan) secara bebas maupun NAPZA/IDU.

"Dari jumlah tersebut, 475 kasus yang dialami kaum laki-laki, dan sisanya yakni 335 orang perempuan. Kasus penderita AIDS ini didominasi kelompok usia 20-29 tahun dengan 260 penderita. Sedangkan sisanya berusia antara 30-39 tahun," kata Lies Lidia, seusai memberikan penyuluhan Bahaya HIV dan AIDS, di RSUD Bangil, Senin (1/12/2014).

Hadir dalam penyuluhan tersebut, puluhan anggota Waria Malang Raya dan Pasuruan (WAMARAPA), dan mantan pecandu obat-obatan terlarang. Peran aktif mereka diharapkan dapat menyatukan upaya untuk memerangi dan mengurangi penderita HIV/AIDS.

Berdasarkan data KPA Kabupaten Pasuruan, akibat hubungan seks yang berganti-ganti pasangan, virus HIV/AIDS ini juga menular pada kelompok ibu rumah tangga, dengan jumlah 111 orang. Sementara pada kelompok Pekerja Seks Komersial (PSK) mencapai 136 orang.

Menurut Lies Lidia, untuk mencegah penularan dan penyebaran penyakit yang belum ada obatnya ini, diperlukan berbagai upaya yang dilakukan secara simultan dan komprehensif. Di antaranya membangun lingkungan yang kondusif di tempat dengan resiko tinggi HIV/AIDS, sosialisasi kepada stakeholder, serta layanan dan jangkauan pada masyarakat umum.

"Pendampingan secara rutin pada kelompok dampingan, intervensi perubahan perilaku, social marketing kondom, hingga penggunaan tes atau metode diagnosis untuk mengetahui apakah seseorang memiliki penyakit atau kondisi tertentu, yakni penapisan IMS dan VCT (Mobile Klinik VCT)," tandasnya.

Selain itu, untuk dapat memberikan pelayanan terhadap para ODHA (Orang dengan HIV/AIDS), Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan juga telah membuka layanan HIV/AIDS di RSUD Bangil, serta di beberapa klinik IMS, VCT, ataupun CST di Kecamatan Pandaan, Grati, Bangil, Purwodadi, Prigen dan Gempol.
(san)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved