Penghina TNI-Polri Terancam 1,5 Tahun Penjara

Minggu, 30 November 2014 - 21:02 WIB
Penghina TNI-Polri Terancam...
Penghina TNI-Polri Terancam 1,5 Tahun Penjara
A A A
BANDUNG - Dua pemuda yang menghina anggota TNI-Polri akan dijerat Pasal 207 KUHP tentang kejahatan terhadap penguasa umum dengan ancaman penjara satutahun enam bulan.

Dua pemuda yang menghina anggota TNI-Polri, Papin Augusto (32) dan Ari Rahman (25), hingga kini diperiksa di Gedung Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung. Keduanya diduga menghina anggota TNI-Polri yang melaksanakan operasi gabungan di tempat hiburan malam di Kota Bandung, Sabtu (29/11/2010) malam hingga Minggu dini hari.

Papin tercatat sebagai warga Jalan Cemara, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, sedangkan Ari tercatat sebagai warga Genang Ngamplang, Kabupaten Garut.

Salah satu pemuda yang diamankan, Papin, mengaku dirinya adalah keponakan mantan gubernur Jabar, yang kini menjadi anggota DPR RI, Dede Yusuf Macan Efendi.

"Kedua pemuda tersebut mengatai 'Polisi a*j*n*' saat saat kami melakukan penertiban di tempat hiburan malam di Sobbers (Jalan Sukajadi)," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Ngajib kepada wartawan, Minggu (30/11/2014).

Ngajib menjelaskan, selain melakukan penghinaan kepada aparat negara, dua pemuda itu juga mengancam menurunkan pangkat kedua perwira yang bertugas di jajaran Polrestabes Bandung.

Atas perbuatannya, kedua pemuda tersebut terancam dijerat dengan Pasal 207 KUHPidana tentang kejahatan terhadap penguasa umum dengan ancaman penjara 1 tahun 6 bulan. "Sampai saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik kami," tegas Ngajib.

Sebagai informasi, Polrestabes Bandung bersama Pom TNI pada Sabtu (29/11/2014) malam hingga dini hari tadi melaksanakan operasi gabungan dengan sasaran tempat hiburan malam. Tujuannya antara lain mencegah peredaran narkotika dan perdagangan manusia di Kota Bandung.

Diberitakan sebelumnya, Polrestabes Bandung mengamankan Papin Augusto (32) dan Ari Rahman (25), yang diduga menghina anggota TNI dan Polri. Penghinaan dilakukan saat operasi gabungan di tempat hiburan malam, Sabtu (29/11/2014) hingga Minggu (30/11/2014) dini hari.
(zik)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Berita Terkini
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
27 menit yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
8 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
10 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
10 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
12 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved