Kuningan Zero Lahan Kritis pada 2018

Jum'at, 28 November 2014 - 12:51 WIB
Kuningan Zero Lahan...
Kuningan Zero Lahan Kritis pada 2018
A A A
KUNINGAN - Pemkab Kuningan berkomitmen mewujudkan tak ada lahan kritis pada 2018 mendatang. Komitmen tersebut secara resmi dinyatakan dalam penandatanganan deklarasi kesepakatan di SMP Negeri 3 Darma, kemarin.

Bupati Kuningan Utje Ch Suganda menandatangani langsung deklarasi mewujudkan zero lahan kritis di Kabupaten Kuningan 2018 beserta Wakil Bupati Acep Purnama, sejumlah kepala dinas, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Perhutani serta LSM dan perwakilan perusahaan swasta.

“Momentum ini sangat tepat, di mana peringatan Hari Me nanam Nasional diwujudkan dengan komitmen Kabupaten Kuningan mewujudkan zero lahan kritis 2018. Langkah ini selaras dengan komitmen Kuningan sebagai Kabupaten Kon servasi yang secara tidak lang sung telah berperang dalam upaya menangani masalah pemanasan global,” ujar Bupati Kuningan Utje Ch Suganda.

Diungkapkan Utje, upaya penanggulangan lahan kritis di Kabupaten Kuningan sebenarnya telah berjalan sejak era program gerakan rehabilitasi lahan kritis menuju Kuningan ASRI 2003 lalu. Kemudian secara berkesinambungan dikembangkan melalui program baru seperti kegiatan kebun bibit permanen (KBP), pengembangan hutan rakyat dan pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM).

Yang terbaru pencanangan gerakan penanaman satu miliar pohon oleh pemerintah berdampak signifikan terhadap penurunan lahan kritis dan tidak produktif sehingga jumlah lahan kritis di Kabupaten Kuningan pada 2014 ini tersisa 1.381,51 hektare.

“Ditambah lagi dengan kegiatan konservasi yang banyak dilaksanakan dalam program Pemkab Kuningan pada masa kepemimpinan Bupati Aang Hamid Suganda melalui program pepeling(pengantin peduli ling kungan), seruling (siswa baru peduli lingkungan) dan APEL (Aparat peduli lingkungan) telah banyak berperan dalam mengentaskan lahan kritis di Kabupaten Kuningan. Dengan komitmen zero lahan kritis 2018 ini semakin membuat kami optimistis mengusung gelar Kuningan sebagai kabupaten konservasi,” ujar Utje.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Ku ningan Ukas Suharfaputra mengungkapan, saat ini luas lahan kritis di Kabupaten Kuningan tersisa 1.381,51 hektare. Angka tersebut, kata Ukas, telah mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun 2013 lalu yang mencapai 2.319,04 hektare.

Mohamad Taufik
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
1 jam yang lalu
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
1 jam yang lalu
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
2 jam yang lalu
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
2 jam yang lalu
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
2 jam yang lalu
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
4 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved