Bawa Pedang ke Kosan Mahasiswa, Pemuda Ini Dipukuli

Selasa, 25 November 2014 - 18:16 WIB
Bawa Pedang ke Kosan...
Bawa Pedang ke Kosan Mahasiswa, Pemuda Ini Dipukuli
A A A
SLEMAN - Niat ingin gagah-gagahan dengan membawa senjata tajam ke kosan mahasiswa, Nur Hendra (22), warga Jambitan, Banguntapan, Bantul, malah ayam sayur dan bulan-bulan. Mahasiswa yang jengkel, lalu memukulinya hingga babak belur.

"Kejadian bermula saat Muhammad Fahmy Renwarin (19), mahasiswa asal Maluku berniat pulang ke Umbulharjo. Sampai di simpang empat kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN), di Jalan Ringroad Utara, Maguwo, dia dibuntuti oleh enam orang yang tak dikenal menggunakan sepeda motor," kata Pelaksana Harian Kapolsek Depok Timur AKP Imam Sapingi, Selasa (25/11/2014).

Karena merasa dibuntuti itulah, Fahmy akhirnya memutuskan untuk kembali ke kosan. Di sana, dia meminta pertolongan teman-temannya. Sebaliknya, Hendra yang melihat korbannya melarikan diri jadi semakin berani.

Dengan kondisi mabuk, Hendra dan teman-temannya mengejar Fahmy ke dalam kosan. Tetapi setibanya di kosan, ada ratusan orang mahasiswa. Begitu melihat banyak orang dari kosan itu, teman-teman Hendra pun memilih kabur.

"Nur Hendra yang tinggal seorang diri berhasil ditangkap penghuni kos. Dia sempat dipukuli. Beruntung ada penghuni kos yang tahu hukum dan langsung mengurung Hendra di kamar, kemudian melapor ke polisi," ungkapnya.

Mendapat laporan itu, polisi segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi Nur Hendra. Setelah dibawa ke Polsek Depok Timur, dan diperiksa, polisi pun mendapatkan identitas teman-teman Nur Hendra yang lain dan melakukan penangkapan.

"Dari kejadian itu, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam, yang lainnya hanya sebagai saksi," paparnya.

Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka selain Nur Hendra, yakni Rohmat Warsito (29), warga Bintaran Wetan Srimulyo Piyungan Bantul, dan Rio Sukoco (27), warga Tambalan, Pleret, Bantul. Selain senjata tajam, polisi juga mengamankan motor yang mereka kendarai.

Dari keterangan saat pemeriksaan diketahui aksi yang dilakukan para pemuda itu karena mendengar kabar ada temannya yang menjadi korban pemukulan. Namun tak tahu siapa pelaku, dan begitu melihat orang melintas, langsung dikira pelaku.

"Tersangka itu mengaku menyesal, karena mendapatkan informasi yang tak jelas langsung mendatangi kos tersebut," pungkas Imam.
(san)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
1 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
1 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
1 jam yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
2 jam yang lalu
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
3 jam yang lalu
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
3 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved