Protes BBM Naik, Mahasiswa Unsrat Bagikan Uang di SPBU
Rabu, 19 November 2014 - 17:56 WIB
Protes BBM Naik, Mahasiswa Unsrat Bagikan Uang di SPBU
A
A
A
MANADO - Sebelum dibubarkan polisi, mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado membagikan uang kepada para pengendara yang ingin mengisi BBM di SPBU Sario, Manado. Aksi bagi-bagi uang itu dilakukan setelah mereka membuka SPBU yang sebelumnya mereka tutup.
Alasan mahasiswa membagikan uang pecahan Rp2.000 dan Rp5.000 tersebut sebagai bentuk keprihatinan atas kenaikan harga BBM.
"Kami membagikan uang, agar pemerintah bisa mengerti bahwa BBM di Indonesia ini sudah bukan kelas subsidi lagi, pasalnya sudah hampir menyamai harga BBM Amerika dan negara-lainnya," ujar Koordinator Lapangan (Korlap) Gemulir Eko Yahya, Rabu, (19/11/2014).
Ronald Markus, salah satu pengendara mengaku salut atas aksi kemanusiaan dan peduli rakyat ekonomi bawah yang ditunjukkan sejumlah mahasiswa Unsrat yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Unsrat Peduli Rakyat (Gemulir) ini.
"Kami sebenarnya ingin menolak, tapi sebagai bentuk partisipasi, hal ini kami terima. BBM sudah naik, kebutuhan pun segera mengekor, sementara tiga kartu sakti Jokowi-JK hingga saat ini belum ada," ujarnya.
Alasan mahasiswa membagikan uang pecahan Rp2.000 dan Rp5.000 tersebut sebagai bentuk keprihatinan atas kenaikan harga BBM.
"Kami membagikan uang, agar pemerintah bisa mengerti bahwa BBM di Indonesia ini sudah bukan kelas subsidi lagi, pasalnya sudah hampir menyamai harga BBM Amerika dan negara-lainnya," ujar Koordinator Lapangan (Korlap) Gemulir Eko Yahya, Rabu, (19/11/2014).
Ronald Markus, salah satu pengendara mengaku salut atas aksi kemanusiaan dan peduli rakyat ekonomi bawah yang ditunjukkan sejumlah mahasiswa Unsrat yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Unsrat Peduli Rakyat (Gemulir) ini.
"Kami sebenarnya ingin menolak, tapi sebagai bentuk partisipasi, hal ini kami terima. BBM sudah naik, kebutuhan pun segera mengekor, sementara tiga kartu sakti Jokowi-JK hingga saat ini belum ada," ujarnya.
(zik)