Tidak Sekadar Berhijab, Kepedulian pun Dinilai

Sabtu, 15 November 2014 - 04:15 WIB
Tidak Sekadar Berhijab,...
Tidak Sekadar Berhijab, Kepedulian pun Dinilai
A A A
YOGYAKARTA - Rangkaian Grand Final The 4th Annual World Muslimah Award (WMA) 2014 berlangsung di Yogyakarta, mulai 13-21 November 3014. Sebanyak 25 finalis dari 19 negara pun siap bertanding memperebutkan gelar tersebut.

Seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Iran, Nigeria, Bangladesh, Tunisia, India, Palestina, Mesir, USA, Jerman, Belanda, Afrika Selatan, Canada, Trinidad & Tobago, dan United Kingdom (UK).

Pada tahun ini, tujuh finalis lolos seleksi mewakili Indonesia dari total 40 peserta yang mendaftar.

Dengan mengangkat tema Reshaping The World in Harmony, puncak kegiatan akan dilaksanakan di Ramayana Ballet, Theater Yogyakarta pada 21 November 2014.

Aksentuasi panggung yang berkonsep Islami bakal menghiasi area Candi Prambanan. Sebagai simbol Islam sebagai rahmat bagi semesta alam yang saling menghormati dan hidup berdampingan dengan penuh damai serta toleransi.

Di sisi lain, kegiatan kemanusiaan seperti berkunjung ke Panti Werdha Prandan Pedudan pun juga menjadi bentuk penghormatan kepada kaum jompo binaan yayasan non muslim.

"Selain sebagai bagian dari program apresiasi kepada kaum Muslimah, WMA juga menjadi ajang edukasi gaya Muslim kepada generasi muda supaya preferensi konsumen Muslim untuk bangga terhadap produk religi juga semakin meningkat," ujar Founder & CEO World Muslimah Foundation Eka Shanty kepada wartawan di Eastparc, Hotel Yogyakarta, Jum'at (14/11/2014).

Berbeda dengan kompetisi serupa lainnya, lanjut dia, WMA hadir dengan bentuk jawaban yang tidak hanya melihat dari persyaratan peserta harus berhijab, namun juga harus memenuhi lainnya.

Seperti pandai mengaji, memiliki kegiatan kemanusiaan, serta memiliki prestasi di bidang akademik, seni budaya, ataupun olahraga.

Dalam penyelenggaraannya yang keempat, WMA juga melibatkan 100 ibu-ibu dhuafa Kampung Muka Ancol untuk menjahit hijab, mukena, hingga selempang atribut finalis.

Tidak ketinggalan 100 anak yatim yang juga berperan sebagai juri kehormatan. Anak-anak ini juga berkesempatan akan mendapatkan beasiswa sekolah.

Salah satu finalis dari Bangladesh, Tasnima Tarannum, 26, mengaku bangga bisa terpilih menjadi 25 finalis WMA 2014. Dia menyatakan, masih adanya sejumlah perilaku diskriminasi terhadap perempuan berhijab menjadi motivasi dirinya untuk mengikuti ajang WMA 2014.
(lis)
Berita Terkait
Kemenag Akan Kirim Qori-qoriah...
Kemenag Akan Kirim Qori-qoriah Terbaik MTQ Nasional ke Even Internasional
Sejak Januari 2022,...
Sejak Januari 2022, Siswa MTsN 1 Pati Raih 3.533 Medali Even Nasional dan Internasional
Sandiaga Sebut Danau...
Sandiaga Sebut Danau Toba Siap Selenggarakan Even Internasional Usai Sukses Gelar F1 Powerboat
Tinjau Vaksinasi di...
Tinjau Vaksinasi di NTB, Kapolri Minta Forkopimda Kendalikan Laju Covid-19 untuk Sukseskan Even Internasional
Forum Penyelenggara...
Forum Penyelenggara Even Kendal Sambut Baik Aturan Hajatan
Sinopsis Drama Korea...
Sinopsis Drama Korea Even If This Love Disappears Tonight, Bikin Penonton Banjir Air Mata
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
17 menit yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved