e-KTP Disetop, 300 Ribu Warga Tangerang Terancam Tidak Punya Identitas

Selasa, 11 November 2014 - 03:33 WIB
e-KTP Disetop, 300 Ribu...
e-KTP Disetop, 300 Ribu Warga Tangerang Terancam Tidak Punya Identitas
A A A
TANGERANG - Penghentian sementara pencetakan fisik e-KTP, membuat ratusan ribu warga Kota Tangerang terancam tidak memiliki identitas.

Pasalnya masa berlaku KTP manual akan habis pada 31 Desember mendatang. Sementara hingga saat ini sebanyak 353.680 warga Kota Tangerang belum memiliki e-KTP.

"Pusing, hingga saat ini kementerian tidak menambah kebijakan untuk memperpanjang waktu masa berlaku KTP manual ini, belum lagi e-KTP diberhentikan," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Erlan Rusnarlan, Senin (10/11/2014).

Dikatakan, Erlan sebanyak 353.680 warga masih menggunakan KTP manual. Apabila Kemendagri tidak memberikan perpanjangan waktu KTP manual, dipastikan mereka ini tidak memiliki identitas kartu kependudukan yang sah.

"Kalau tidak diperpanjang, warga yang belum punya e-ktp pasti akan susah, pasalnya KTP manual mereka mati dan ini akan menyulitkan kalau mereka akan menggunakan KTP sebagai bahan administrasi lain," tuturnya.

Berdasarkan data Disdukcapil, setidaknya ada 15.710 warga Kota Tangerang sudah melakukan perekaman e-KTP, akan tetapi hingga saat ini warga belum menerima fisik e-KTP karena masih dicetak di Kementrian.

Selain itu, sebanyak 327.970 warga belum melakukan perekaman e-KTP. Bila ditambah jumlah pindahan, remaja yang akan memasuki usia 17 tahun pada Desember nanti yang diprediksi mencapai 10.000 orang, maka diperkiraman 337.970 warga juga belum memiliki e-KTP.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga mengaku bingung dengan pemberhentian sementara program e-KTP oleh Kemendagri. Padahal, Pemkot Tangerang sudah berupaya semaksimal mungkin mengumpulkan warga untuk melakukan perekaman e-KTP.

"Kami harap agar pemberhantian proyek e-KTP tidak terlalu lama. Sebab, Pemkot Tangerang ingin menuntaskan secara cepat sebelum tahun depan. Program-program pusat jangan membingungkan masyarakat," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Yahya Sinwar Hilang,...
Yahya Sinwar Hilang, Israel Menduga Tewas tapi Tidak Punya Bukti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved