Manfaatkan Limbah Kayu, Raup Omzet Jutaan Rupiah

Kamis, 06 November 2014 - 00:01 WIB
Manfaatkan Limbah Kayu,...
Manfaatkan Limbah Kayu, Raup Omzet Jutaan Rupiah
A A A
SEMARANG - Meski lokasi berada di bantaran Kali Semarang yang kumuh, Kampung Sumeneban, Kecamatan Semarang Tengah, menyimpan potensi tersendiri.

Puluhan masyarakat di kampung yang terletak di belakang Pasar Johar Semarang itu ternyata memiliki kreativitas dalam bidang kerajinan kayu yang luar biasa.

Bukan sembarang kreativitas, mereka juga mampu memanfaatkan limbah kayu menjadi kerajinan unik dan bernilai ekonomis. Dari tangan dingin mereka, limbah-limbah kayu bekas industri furniture itu mampu disulap menjadi puzzle ataupun meja belajar anak.

Salah satu pengrajin, Amir (60) mengatakan, sudah menekuni usaha pembuatan meja pulvis atau meja belajar anak sejak sepuluh tahun terakhir. Kini, dalam sebulan ia mampu menjual 1.000 meja belajar anak itu ke berbagai daerah di Indonesia.

"Awalnya hanya iseng, melihat limbah furniture yang kebanyakan dibuang. Setelah coba-coba, akhirnya kepikiran untuk memanfaatkannya sebagai meja belajar," kata dia, Rabu (5/11/2014).

Amir mengaku tidak memiliki kemampuan di bidang pertukangan. Semuanya dilakukan secara otodidak dan pelan-pelan. "Ndak punya basic tukang, tapi terus belajar. Sekarang dalam sehari mampu menghasilkan 50 meja belajar siap jual," imbuhnya sambil tersenyum.

Untuk penjualannya, Amir membanderol Rp20 ribu untuk setiap meja belajar kecil itu. Harga itu bisa lebih murah jika pembelian dilakukan dalam partai besar. "Biasanya pedagang kulakan langsung ke sini. Kalau banyak, saya biasa jual Rp15 ribu per buah," paparnya.

Dalam satu bulan, Amir mengaku mampu menjual 1.000 meja belajar itu. Omzet yang didapatkannya berkisar 5-10 juta. "Kalau lagi ramai bisa lebih banyak. Rata-rata Rp5 juta per bulan," pungkasnya.

Selain Amir, ada puluhan warga kampung Sumeneban yang menekuni usaha kerajinan kayu. Salah satunya Adi Sugiarto, 43. Berbeda dengan Amir, Adi lebih berkonsentrasi dalam pembuatan mainan anak berupa puzzle dari kayu.

"Bahannya dari tripleks, kemudian ditempel gambar-gambar yang disukai anak-anak kemudian dipotong-potong membentuk puzzle. Dalam sehari saya mampu menghasilkan 50 lebih puzzle," ujarnya.

Puzzle-puzzle itu dijual ke berbagai daerah di Indonesia. Selain Semarang dan sekitarnya, banyak pembeli dari Jakarta, Bandung, DIY, bahkan Bali yang meminati produknya itu.

"Awalnya hanya coba-coba, ternyata banyak yang minat dan menghasilkan. Bahkan saya sering tak mampu memenuhi pesanan dari pembeli," imbuhnya.

Dalam sebulan, dia mampu menjual lebih dari 1.000 puzzle hasil kreasinya itu. Untuk setiap puzzle, ia membanderol dengan harga Rp4.000. "Omzet perbulan sekitar 6 juta. Tapi kalau sepi ya paling Rp2-4 juta saja," paparnya.
(lis)
Berita Terkait
Balai Pelestarian Kebudayaan...
Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara dan Gorontalo Gelar Kumpul Komunitas Karawo
Balai Ainun Jadi Pusat...
Balai Ainun Jadi Pusat Kerajinan Limbah Kerang di Parepare
Yuk! Intip Ide Membuat...
Yuk! Intip Ide Membuat Kerajinan Tangan dari Kain Perca Bareng Robbika Wijayanti, Hanya di Morning Update, iNews
Pasarkan Produk Kriya...
Pasarkan Produk Kriya Unggul, Dekranas Gelar Pameran Kriyanusa 2023
Belajar Membuat Card...
Belajar Membuat Card Holder, Milenial Yogyakarta Latih Kreativitas
Kreasi Unik, Miniatur...
Kreasi Unik, Miniatur dari Bambu Batik Terkenal hingga Mancanegara
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
33 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Kantong Teh Melepaskan...
Kantong Teh Melepaskan Jutaan Mikroplastik dan Diserap Sel Usus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved