Warga Minta Lahan Depo Pasir Diperbaiki

Selasa, 04 November 2014 - 12:32 WIB
Warga Minta Lahan Depo...
Warga Minta Lahan Depo Pasir Diperbaiki
A A A
SLEMAN - Warga RW 09 Sidorejo Hargobinangun, Pakem mendesak agar lahan bekas depo pasir di daerah mereka direklamasi atau dikembalikan seperti semula. Sebab setelah tempat itu ditutup, pengelola meninggalkan lahan depo tersebut begitu saja.

Warga RW 09 Sidorejo, Hargobinangun, Pakem Pratomo mengatakan lahan yang dipakai untuk depo pasir itu merupakan tanah kas desa. Warga sebenarnya tidak keberatan jika lahan tersebut dipakai sebagai depo pasir, namun aktivitas pengolahan pasir dan batu (sirtu) di sekitar lokasi menjadi persoalan warga. “Bukan itu saja, lahan yang ada di situ juga dikeruk dengan alat berat, sehingga menyebabkan lahan menjadi rusak,” kata Pratomo, kemarin.

Pratomo menjelaskan, karena telah merusak lingkungan dan tidak sesuai dengan peruntukannya, warga kemudian protes agar tempat tersebut ditutup. Protes warga ini kemudian ditindaklanjuti pemerintah desa setempat, dengan menutup lokasi.

“Hanya saja, setelah penutupan itu bukan berarti permasalahan selesai, sebab pengelola depo pasir langsung pergi tanpa mengembalikan lahan seperti semula. Sehingga tempat tersebut menjadi gersang dan tandus, karena banyak berisi batubatuan,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, bukan hanya berdampak pada rusaknya lingkungan, namun juga kehidupan yang ada di sekitar lokasi. Terutama estetika dan hal-hal lainnya, termasuk untuk mata pencaharian warga. Sebab di tempat itu, banyak berdiri hotel. Sehingga dengan kondisi tersebut, tentunya akan mempengaruhi tingkat hunian. “Hal lain yang kami rasakan yakni sumber mata air menjadi kering,” paparnya.

Untuk itu, agar masalah ini tidak berkelanjutan, pihaknya meminta kepada instansi yang berwenang segera melakukan tindakan dan memperhatikan masalah kerusakan lingkungan ini. Terutama melakukan reklamasi. Termasuk membongkar alat berat maupun mesin pengolah batu yang belum dibongkar. Sehingga lingkungan kembali seperti semula. Tidak seperti sekarang ini. “Ini yang kami tuntut,” ucapnya.

Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas Sumber Daya Air Energi dan Mineral (SDAEM) Sleman Fauzan Darmadi mengatakan, untuk menyelesaikan masalah ini, terutama dalam menyelamatkan lingkungan, memang harus segera ada reklamasi atau pengembalian lahan seperti semula. Untuk itu, sebagai langkah awal harus ada pertemuan antara warga dan pengelola guna membahas persolan tersebut. “Selain itu, kami juga akan memerintahkan agar segera ada reklamasi di tempat itu,” tandasnya.

Priyo Setyawan
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved