Tinggalkan Suami Demi Kemajuan Kampung

Minggu, 02 November 2014 - 15:20 WIB
Tinggalkan Suami Demi...
Tinggalkan Suami Demi Kemajuan Kampung
A A A
Sebuah perjuangan memang tak jarang harus ada yang dikorbankan, baik itu kecil maupun besar. Seperti halnya yang dialami perempuan bernama Rasmi, 53, warga asal Wuring, Alok Barat, Sika, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bertekad untuk memajukan kampungnya yang tertinggal, dia pun memilih untuk berangkat mengikuti pelatihan perakitan panel listrik tenaga surya di India. Meninggalkan suaminya, Tajudin Baso, yang sedang terbaring sakit di rumah.

Rasmi mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan desanya belajar ke India yang dibiayai oleh Yayasan Wadah Titian Harapan sebuah yayasan milik keluarga Soemitro Djojohadikusumo. Dia yakin bahwa tindakannya ini tidak salah. Sebelum berangkat ke India dirinya sudah meminta izin dari suaminya tersebut.

“Sudah dua tahun tiga bulan, suami sakit stroke ringan. Tapi karena kesempatan ini sangat jarang, saya ambil dan saya direstui oleh suami untuk pergi,” katanya ditemui beberapa waktu lalu saat acara Program Penguatan dan Pemberdayaan Sukarelawan (P3S) oleh Yayasan Wadah Titian Harapan di Hotel Taman Eden 2, Kaliurang, Sleman.

Baru berjalan dua bulan di India, musibah pun datang menghampirinya. Dirinya mendapatkan kabar dari Indonesia bahwa suaminya meninggal dunia. Saat itu dari yayasan menawarkannya untuk pulang, mengikuti acara pemakaman. Namun, setelah dipikir berulang, dia memilih untuk tetap tinggal di India. Menyelesaikan pelatihan itu hingga benar-benar bisa bermanfaat. Mengenai suaminya, menurutnya lebih baik mendoakannya setiap kali dia shalat.

Apalagi, tuntutan dari agamanya menganjurkan setiap orang yang meninggal harus segera untuk dimakamkan. Jika dirinya pulang pun, membutuhkan waktu yang berjam-jam. “Kalau saya berhenti saat itu untuk pulang. Akan sia-sia saja ilmu yang saya dapatkan karena belum tuntas. Apalagi dalam agama saya juga menganjurkan agar orang yang meninggal untuk segera dimakamkan,” katanya.

Dirinya yakin, sikap yang diambilnya ini tidak salah. Sebab, panel listrik tenaga surya ini akan sangat dibutuhkan masyarakat di kampungnya yang memang sampai kini belum teraliri listrik. Nantinya, selain bisa menerangi kampungnya dengan alat ini pun juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab, panel listrik tenaga surya ini dapat juga digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan di malam hari. “Kita diajarkan, dari mulai merangkai dan memperbaikinya,” ujarnya.

Selesai mengikuti pelatihan tersebut, ilmu yang didapatkannya ini pun sudah ada sedikit manfaatnya. Salah satunya, dia sebarkan seluruh pengetahuannya selama di India kepada para anggota di bawah yayasan yang memberikan kesempatan kepadanya itu.

Setelah pelatihan selesai, saat ini dirinya inggal menunggu waktu beberapa minggu saja untuk mendapatkan kiriman ratusan panel listrik tenaga surya tersebut dari India untuk di distribusikan di kampungnya. “Sangat beruntung kita mendapatkan kesempatan dan bantuan ini,” ucapnya.

RIDHO HIDAYAT
Sleman
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
17 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved