PSS-PSIS Terancam Diskualifikasi

Selasa, 28 Oktober 2014 - 16:46 WIB
PSS-PSIS Terancam Diskualifikasi
PSS-PSIS Terancam Diskualifikasi
A A A
YOGYAKARTA - Nila setitik, rusak susu sebelanga. Pepatah itu layak ditujukan ke PSS Sleman dan PSIS Semarang lewat sepakbola gajah yang mereka peragakan di laga pemungkas grup N babak delapan besar Divisi Utama.

Kedua tim mempertontonkan sepakbola gajah yang berakhir 3- 2 untuk kemenangan tuan rumah. Perjuangan kedua tim yang tak kenal lelah hingga masuk ke laga pamungkas grup N, justru dirusak oleh permainan tidak sportif. Kedua tim pun terancam kena skorsing, diskualifikasi hukuman terberat dibubarkan.

CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono dalam laman resmi Liga Indonesia menyebut akan melakukan investigasi mendalam. Tujuannya untuk memproteksi integritas sepakbola dari upaya mencederai fair play. “Kejadian seperti ini yang telah melanggar fair play kompetisi, bisa berbuah skorsing hingga diskualifikasi dari kompetisi,” tegas Joko.

Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan pun memastikan segera menggelar sidang untuk membahas persoalan ini. “Besok (hari ini) kita sidang. Hasilnya seperti apa, tunggu besok saja,” ucap Hinca.

Pengamat Sepakbola, Zen Rahmat Sugito menilai yang terjadi pada laga antara PSS kontra PSIS merupakan salah satu keliaran yang ada di Divisi Utama. Keliaran ini, kata dia, sudah bersifat massif dan terstruktur. “Ada keliaran yang massif dan terstruktur di Divisi Utama. Dalam dua pekan misalnya ada suporter yang tewas. Apa yang terjadi di lapangan AAU sangat berhubungan dengan keliaran-keliaran yang ada di Divisi Utama. Keliaran itu yang membuat banyak sekali keanehan,” ujar Zen.

Soal adanya dugaan pengaturan laga, Zen mengatakan kedua tim seharusnya tak perlu takut untuk berhadapan dengan siapapun bahkan dengan tim yang dianakemaskan. Kedua tim, lanjut Zen, bisa belajar banyak pada Persibo Bojonegoro tahun 2010 saat mengarungi delapan besar Liga Joss Indonesia.

“Belajar dari Persibo Bojonegoro tahun 2010. Mereka di delapan besar dikerjain habis-habisan sama wasit. Mulai dari dikasari tapi wasit diam sampai di curangi dengan banyak penalti. Waktu di final, mereka juga dikerjain. Tapi para pemain berjuang, sampai akhirnya mereka juara,” jelasnya.

Dia menambahkan, akbat perilaku tidak sportif yang dilakukan kedua tim, maka keduanya layak mendapatkan hukuman keras berupa diskualifikasi. “Mereka layak mendapat kan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT PSS Supardjiono justru me minta pengusutan tuntas tidak saja pa da pertandingan yang melibat kan PSS-PSIS, melainkan seluruh kasus sejak awal kompetisi. Ini berkaitan dengan isu adanya tim promosi yang sudah diskenario sejak awal. “Kemarin sebenarnya sudah mau tampil fight tapi PSIS sama sekali tidak mau menyerang sehingga PSS ingin membuktikan apa benar ada skenario itu,” ki lahnya.

Pada laga yang berlangsung Ming gu (26/10) sore di Stadion Sasana Krida AAU, kedua tim tak melakukan tekanan dan hanya saling kontrol bola saja di area pertahanan. Bahkan hanya sesekali saja, para pemain kedua tim berlari mengejar bola.

Ini terulang di babak kedua. Menit ke 86, Hermawan Putra Jati melakukan tendangan jarak jauh ke gawangnya yang dijaga oleh Riyono. Gol bunuh diri mengubah skor menjadi 0-1 untuk keunggulan PSIS.

Selang satu menit kemudian, gelandang bertahan PSS, Agus Awang Setyawan kembali melakukan gol bunuh diri. Menit ke- 90, PSIS berbalik melakukan gol bunuh diri melalui Fadli Manan.

Di babak perpanjangan waktu, PSIS kembali melakukan dua gol bunuh diri oleh pemain belakangnya, Komaedi. Membuat skor berubah menjadi 3-2 untuk kemenangan PSS.

Sodik
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved